Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI yang baru berusia tujuh bulan telah mengambil langkah berani dalam membangun fondasi penyelenggaraan haji.

Berikut lima catatan mengenai penghargaan dan penyelenggaraan haji tahun 2026.

>>> Pemerintah Naikkan HET Minyakita, Tunggu Harga CPO Stabil

Penghargaan Labbaitom Awards dan Prioritas Jemaah

Indonesia belum pernah meraih Labbaitom Awards dari Kementerian Haji Arab Saudi, termasuk pada 2026.

Dari lima negara dengan kuota jemaah terbesar, tidak ada satu pun yang meraih penghargaan kategori utama.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak lebih memprioritaskan keselamatan dan pemberangkatan jemaah.

Terbukti terjadi penurunan signifikan jumlah jemaah meninggal: 461 jiwa (2024), 447 jiwa (2025), dan 182 jiwa per 2 Juni 2026.

Kemenhaj terus berbenah dengan menerima kritik dan saran dari berbagai pihak. Gaya hidup sehat bagi calon jemaah haji juga menjadi perhatian ke depan.

Fondasi Haji Berkah dan Berbagai Perbaikan

Tahun 2026 merupakan Tahun Pembangunan Fondasi Haji Berkah (Bersih dari Korupsi dan Ramah Lansia, Disabilitas, serta Perempuan).

Kemenhaj menempatkan tokoh antikorupsi di posisi strategis untuk mencegah pungli dan korupsi.

Arahan Presiden Prabowo dijalankan dengan penyerahan paket daging dam jemaah Indonesia untuk Palestina.

>>> Kadin Dorong Hilirisasi Hasil Hutan Bukan Kayu di Humbang Hasundutan

Pelayanan kepada jemaah juga membaik, termasuk 8.000 jemaah reguler menginap di hotel bintang lima di Madinah.

Menteri dan Wakil Menteri menyatakan segala kekurangan adalah tanggung jawab mereka, sedangkan kesuksesan karena kedisiplinan jemaah dan petugas.

Mereka juga menertibkan KBIHU yang belum tertib.

Pemerintah menurunkan ongkos naik haji sebesar Rp6 juta selama 19 bulan kepemimpinan Presiden Prabowo. Meski bahan bakar penerbangan naik, biaya haji tidak dinaikkan.

Kemenhaj telah melakukan 20 perbaikan, antara lain pembagian nusuk sejak di Tanah Air, penambahan embarkasi, alokasi kuota berkeadilan, kontrak tahun jamak, dan digitalisasi layanan.

Satgas Haji Ilegal juga dibentuk untuk memberantas praktik ilegal.

Semua agenda ini untuk menyukseskan Tri Sukses Haji: Sukses Ritual, Sukses Ekosistem Ekonomi Haji, dan Sukses Peradaban dan Keadaban.

>>> Prancis Uji Coba Lawan Pantai Gading Jelang Piala Dunia 2026

Perbaikan terus dilakukan dengan komitmen tinggi dan kerja sama lintas kementerian serta DPR.