IHSG Anjlok 3,86 Persen ke Level Terendah Sejak 2020
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam sebesar 3,86 persen pada perdagangan Kamis (4/6/2026).
Indeks ditutup di level 5.687,37, posisi terendah sejak November 2020.
>>> Peneliti Universitas Jember Temukan Tanaman Kalimantan Penurun Gula Darah
Dalam satu jam pertama perdagangan, IHSG kehilangan 229,6 poin. Indeks sempat bergerak di rentang 5.644 hingga 5.924 sebelum akhirnya terpuruk.
Penurunan ini dibarengi dengan rontoknya harga saham hingga batas auto rejection bawah (ARB).
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat volume perdagangan mencapai 13,85 miliar lembar saham dalam satu jam pertama.
Nilai transaksi pada periode tersebut mencapai Rp 7,44 triliun dengan frekuensi 804.868 kali transaksi. Sebanyak 703 saham melemah, 42 saham naik, dan 49 saham stagnan.
Indeks LQ45 yang berisi saham berkapitalisasi besar juga ambrol 3,28 persen. Pelemahan IHSG sejalan dengan bursa regional Asia yang kompak bergerak di zona merah.
Indeks Straits Times Singapura turun 1,26 persen, Nikkei Jepang ambrol 1,9 persen, Shanghai China melemah 0,37 persen, dan Hang Seng Hong Kong terpangkas 1,32 persen.
>>> FAI Gelar Indonesia Short Course Emerging Series 2026 di GBK
Sejumlah saham mencatat penurunan tajam di atas 14 persen hingga terkena ARB.
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) jeblok 15 persen ke Rp 204, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) ambrol 14,97 persen ke Rp 142, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) ambles 14,93 persen ke Rp 4.360.
Emiten lain yang masuk daftar ARB adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 14,55 persen ke Rp 4.230, PT Intra Golflink Resorts Tbk (GOLF) terpangkas 14,48 persen ke Rp 124, serta PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) turun 14,29 persen ke Rp 2.100.
Di sisi lain, empat saham berhasil melawan arus dengan kenaikan antara 10 hingga 31 persen.
PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) memimpin dengan melejit 31,33 persen ke Rp 109.
>>> Rusia Targetkan Produksi Emas Capai 500 Ton, Geser China?
Tiga emiten lain yang mencetak keuntungan adalah PT Ever Shine Tax Tbk (ESTI) naik 19,63 persen ke Rp 128, PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) melesat 13,64 persen ke Rp 125, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) naik 10,26 persen ke Rp 505.
Update Terbaru
Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan Indonesia Masuk Katering Arab Saudi
Jumat / 05-06-2026, 01:20 WIB
Laptop Edisi Terbatas Ferrari-HP Dibanderol Rp 90 Jutaan
Jumat / 05-06-2026, 01:18 WIB
Pemerintah Hormati Proses Hukum KPK dan Kejagung Terkait Korupsi Pejabat
Jumat / 05-06-2026, 01:16 WIB
FIFA Siapkan Hadiah Rp 15,5 Triliun untuk Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 01:12 WIB
PN Jakarta Pusat Tolak Gugatan Tito Sulistio terhadap Jusuf Hamka
Jumat / 05-06-2026, 01:12 WIB
Pemerintah Revisi UU P2SK untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Jumat / 05-06-2026, 01:12 WIB
Maja Chwalińska Tembus Final Roland Garros 2026 Usai Tekuk Diana Shnaider
Jumat / 05-06-2026, 01:06 WIB
FAM Setujui 94 Amandemen Statuta Usai Dikritik AFC
Jumat / 05-06-2026, 01:04 WIB
UI dan Binus University Bersaing Kembangkan Desa Wisata Kakaskasen Dua
Jumat / 05-06-2026, 01:04 WIB
IHSG Anjlok 206 Poin Akibat Tekanan Geopolitik dan Domestik
Jumat / 05-06-2026, 01:01 WIB
KPK Tetapkan Silmy Karim Tersangka Korupsi Izin Tinggal WNA
Jumat / 05-06-2026, 01:00 WIB
Maja Chwalińska Tembus Final Roland Garros Berkat Sembilan Kemenangan Beruntun
Jumat / 05-06-2026, 00:56 WIB
Studio Anime Hunter x Hunter 1999 Ajukan Gugatan Hukum Pertama di AS atas Hak Cipta Chibi Maruko-chan
Jumat / 05-06-2026, 00:52 WIB
Kurs Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Tertekan Konflik Global
Jumat / 05-06-2026, 00:51 WIB






