Pemerintah Usul Subsidi dan Kompensasi Listrik Rp274 Triliun di RAPBN 2027
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengusulkan anggaran subsidi dan kompensasi listrik sebesar Rp274,02 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027.
Usulan itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
>>> Saham Chip Anjlok, Wall Street Tertekan di Awal Perdagangan
Rinciannya, subsidi listrik dialokasikan Rp108,43 triliun dan kompensasi Rp165,59 triliun.
Plt.
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan, usulan ini meningkat dibandingkan target APBN 2026 yang sebesar Rp245,58 triliun.
Pada APBN 2026, subsidi listrik dipatok Rp100,83 triliun dan kompensasi Rp144,75 triliun.
Penyebab Lonjakan Anggaran
Tri Winarno menyebutkan beberapa faktor yang mendorong kenaikan kebutuhan dana subsidi dan kompensasi.
Perubahan asumsi makro, keputusan tidak mengubah tarif subsidi, serta pertumbuhan volume penjualan listrik menjadi penyebab utama.
>>> 5 Aplikasi untuk Menghasilkan Uang dari Internet
Sementara itu, pos kompensasi membengkak karena tidak ada penyesuaian tarif listrik.
Kebijakan menahan tarif listrik telah berjalan sejak 2017, kecuali untuk rumah tangga di atas 3.500 VA dan golongan pemerintah yang disesuaikan pada 2022.
Hingga April 2026, realisasi serapan anggaran subsidi dan kompensasi listrik mencapai Rp59,93 triliun, terdiri dari subsidi Rp30,19 triliun dan kompensasi Rp29,74 triliun.
Data tahun 2020-2025 menunjukkan penjualan listrik ke pelanggan subsidi tumbuh rata-rata 6,54 persen per tahun, sedangkan non-subsidi naik 5,53 persen per tahun.
Jumlah pelanggan subsidi pada 2027 diproyeksikan mencapai 45,91 juta, atau 45 persen dari total 102,89 juta pelanggan listrik nasional.
>>> DPR Soroti Aturan Pendanaan Danantara Lewat APBN dalam PP Nomor 19 Tahun 2026
Volume penjualan listrik bersubsidi diperkirakan 83,66 terawatt hour, setara 24 persen dari target total penjualan listrik nasional 348,78 terawatt hour.
Update Terbaru
Turkiye Rancang Jalur Kereta Baru Antisipasi Krisis Selat Hormuz
Jumat / 05-06-2026, 00:01 WIB
Jason Momoa Modifikasi Bentley Blower Jnr dengan Sentuhan Kustom Ekstrem
Jumat / 05-06-2026, 00:00 WIB
IHSG Anjlok ke Level Terendah dalam Enam Tahun Terakhir
Jumat / 05-06-2026, 00:00 WIB
Slovenia Ungguli Rekor Pertemuan Jelang Lawan Siprus di Ljubljana
Jumat / 05-06-2026, 00:00 WIB
Swedia Jamu Yunani di Laga Uji Coba Terakhir Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 04-06-2026, 23:56 WIB
Slovenia Jamu Siprus dalam Laga Persahabatan di Ljubljana
Kamis / 04-06-2026, 23:56 WIB
Janice Tjen dan Talia Gibson Melaju ke Perempat Final Birmingham Classic 2026
Kamis / 04-06-2026, 23:52 WIB
Pemko Payakumbuh Paparkan Kesiapan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Kamis / 04-06-2026, 23:52 WIB
IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 untuk Perkuat Ekosistem Esports
Kamis / 04-06-2026, 23:51 WIB
KPK Tetapkan Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Korupsi Izin Tinggal
Kamis / 04-06-2026, 23:47 WIB
Slovenia Jamu Siprus di Stadion Stozice Jelang UEFA Nations League
Kamis / 04-06-2026, 23:46 WIB
Saham BBCA Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Sentuh Rp 5.400
Kamis / 04-06-2026, 23:42 WIB
Swedia Uji Coba Terakhir Lawan Yunani Sebelum Piala Dunia 2026
Kamis / 04-06-2026, 23:41 WIB
Mendag Budi Santoso Sahkan Regulasi Baru Perdagangan Digital
Kamis / 04-06-2026, 23:41 WIB






