Selama beberapa tahun terakhir, ponsel lipat terus berlomba menjadi lebih tipis, ringan, dan mahal. Namun, perubahan itu belum membuat foldable lebih menarik bagi pengguna mainstream.

Masalah utamanya adalah pengalaman penggunaan yang belum optimal.

>>> Sheriff Ubah Aturan Pengejaran Kendaraan Polisi Metro Las Vegas

Samsung akhirnya siap mengatasi hal itu dengan Galaxy Z Fold 8 Wide, dan itulah mengapa saya lebih antusias dengan model ini dibandingkan Fold 8 Ultra.

Layar Dalam Lebih Lebar Seperti Tablet

Sejauh ini, Samsung memperlakukan layar dalam Galaxy Z Fold sebagai versi lebih tinggi dan lebih besar dari layar ponsel biasa.

Akibatnya, pengalaman membuka perangkat tidak pernah terasa seperti membuka buku atau majalah.

Google Pixel Fold justru menawarkan dimensi yang lebih pendek dan lebar, sehingga layar dalamnya lebih mirip buku.

Jika Galaxy Z Fold 8 Wide mengadopsi bentuk serupa, Samsung bisa menghadirkan foldable yang mengutamakan kegunaan.

Dua aplikasi berdampingan akan memiliki lebar yang lebih berguna, kolom spreadsheet tidak terasa sempit, dan aplikasi yang dioptimalkan untuk tablet akan muat dengan mudah.

Bagi saya yang pernah menggunakan Galaxy Z Fold 7 selama beberapa bulan, layar dalam yang lebih lebar pada Z Fold 8 Wide bisa menjadi peningkatan kegunaan terbesar dalam beberapa tahun.

Layar Cover yang Lebih Lebar, Peningkatan Sehari-hari

Saya juga antusias dengan layar cover yang lebih lebar.

Setelah menggunakan beberapa foldable, saya sadar bahwa layar cover yang baik sama pentingnya dengan layar dalam yang andal.

Anda hanya membuka ponsel saat membutuhkan ruang layar ekstra, yang tidak sering dilakukan sepanjang hari. Sisanya, membalas pesan, memeriksa email, dan browsing web terjadi di layar cover.