Samsung akhirnya angkat bicara terkait laporan masalah layar kemerahan pada Galaxy S26 Ultra. Perusahaan menegaskan bahwa masalah tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan perangkat keras.

Keluhan mengenai layar yang menampilkan warna merah atau magenta mulai muncul di berbagai forum tidak lama setelah Galaxy S26 Ultra dirilis.

>>> Kemenperin Bantah PT Samwon Tutup Total di Indonesia, Hanya Unit Jepara yang Berhenti

Sejumlah pihak sempat menduga masalah ini berkaitan dengan panel OLED Privacy Display generasi pertama yang digunakan perangkat tersebut.

Tipster Ice Universe termasuk yang menduga masalah berasal dari panel layar baru.

Ia menyebut warna kemerahan di bagian tengah layar tampak seperti efek samping teknologi layar baru, bukan burn-in biasa.

Namun, Samsung membantah dugaan tersebut.

Menurut seorang eksekutif Samsung, keseimbangan warna layar dapat berubah menjadi kemerahan ketika panel OLED terpapar cahaya ambient yang kuat.

>>> OJK Siapkan Tiga Fokus Pengembangan Keuangan Syariah

Dikutip dari GSM Arena, Samsung saat ini sedang menyiapkan pembaruan perangkat lunak untuk memperbaiki keseimbangan warna tersebut. Meski demikian, pembaruan tersebut belum tersedia untuk pengguna.

Bagi pengguna yang merasa terganggu, Samsung menyarankan untuk sementara mendatangi pusat layanan resmi guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pernyataan Samsung belum menjawab seluruh pertanyaan.

Perusahaan belum menjelaskan mengapa masalah layar kemerahan baru muncul setelah perangkat digunakan beberapa waktu, atau mengapa warna merah hanya terlihat di bagian tertentu layar.

>>> Koridor Industri Semarang Raya Makin Dilirik Investor, Colliers: Bukan Lagi Jual Lahan, Tapi Bangun Ekosistem Bisnis

Dengan demikian, meski Samsung memastikan masalah bisa ditangani lewat pembaruan perangkat lunak, detail teknis dan jadwal distribusi perbaikan masih belum diungkap.