Dampak Lumpur Lapindo Melumpuhkan Ekonomi di Porong Sidoarjo
Kecamatan Porong di Sidoarjo yang dulunya menjadi pusat keramaian kini berubah sepi bak kota mati.
Kondisi ini dipicu oleh semburan lumpur panas Lapindo yang terjadi sejak tahun 2006 silam.
>>> Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste di Laga Kedua Piala AFF
Bencana tersebut tidak hanya menenggelamkan pemukiman warga, melainkan juga melumpuhkan total denyut perekonomian masyarakat setempat.
Aktivitas perdagangan di sepanjang Jalan Raya Porong lama sekarang terlihat lengang. Padahal, kawasan ini dulunya merupakan pusat perbelanjaan utama bagi masyarakat Sidoarjo bagian selatan.
Dulu kawasan tersebut dipenuhi pertokoan, pedagang kaki lima, hingga rumah makan yang beroperasi hampir 24 jam. Saat ini, mayoritas bangunan toko telah tutup dan dibiarkan kosong.
Lumpuhnya akses jalan utama akibat luapan lumpur menjadi pemicu utama terhentinya aktivitas ekonomi.
Bencana ini merendam belasan desa di Kecamatan Porong, Jabon, dan Tanggulangin yang memaksa ribuan warga pindah.
Pedagang Bertahan di Tengah Sepi
Rio, pemilik Toko Cendrawasih yang menjual sepatu dan sandal, menjadi salah satu pedagang yang masih bertahan di Jalan Raya Porong lama.
"Dulu di sepanjang jalan ini ramai sekali. Ratusan toko buka sampai malam melayani pembeli.
Sekarang banyak yang tutup karena sudah tidak ada pembeli," kata Rio, Senin (25/5).
Menurut Rio, jumlah pengunjung ke pusat perdagangan Porong merosot tajam setelah semburan lumpur Lapindo muncul. Banyak pemilik usaha yang akhirnya gulung tikar karena terus didera kerugian.
"Kalau malam dulu ramai sekali, sekarang sepi seperti kota mati. Di sebelah utara sini tinggal toko saya yang masih bertahan," ujarnya.
Rio menambahkan bahwa di arah selatan masih terdapat beberapa toko material bangunan dan pakaian yang beroperasi. Meski demikian, aktivitasnya sudah jauh berbeda jika dibandingkan dengan masa sebelum bencana.
Update Terbaru
USDA Konfirmasi Temuan Langka Lalat Screwworm di Texas Selatan
Jumat / 05-06-2026, 00:32 WIB
PBSI dan BNI Genjot Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Lewat Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 00:31 WIB
Audi Nuvolari: Supercar Hybrid 987 HP Pengganti R8 Meluncur 2027
Jumat / 05-06-2026, 00:28 WIB
Konsolidasi Perbankan Butuh Blueprint Jelas dari Regulator
Jumat / 05-06-2026, 00:28 WIB
Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Poster Kolaborasi dengan Ado
Jumat / 05-06-2026, 00:26 WIB
Spanyol Uji Coba Lawan Irak di Riazor Jelang Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 00:26 WIB
Spanyol Uji Coba Lawan Irak di A Coruna Sebelum Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 00:26 WIB
PBSI dan BNI Dorong Regenerasi Atlet Bulu Tangkis di Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 00:24 WIB
Timnas Indonesia U-19 Kalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19
Jumat / 05-06-2026, 00:24 WIB
Nissan Primera Kembali sebagai Mobil Listrik Buatan China
Jumat / 05-06-2026, 00:24 WIB
BNI Dorong Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Lewat Indonesia Open 2026
Jumat / 05-06-2026, 00:22 WIB
Harga Emas Dunia Berpotensi Menguat ke Level 4.526 Dolar AS
Jumat / 05-06-2026, 00:21 WIB
BKN Perkuat Akreditasi Assessment Center untuk Manajemen Talenta ASN
Jumat / 05-06-2026, 00:21 WIB
IHSG Crash dan Rupiah Dekati Rp 18 Ribu, Saatnya Jaga Stabilitas
Jumat / 05-06-2026, 00:20 WIB






