Momen haru seorang ibu yang mengetahui jenis kelamin calon anak ketujuhnya menjadi perbincangan di media sosial.

Sarah Molitor tak kuasa menahan emosi saat konfeti merah muda meletup dari popper, menandakan bahwa ia akan memiliki bayi perempuan setelah enam anak laki-laki.

>>> Merawat Mertua Sakit: Antara Kewajiban Anak dan Anjuran bagi Menantu

Dalam video yang beredar, Sarah tampak jatuh terduduk karena terkejut. Pasalnya, ia sudah menerima kenyataan akan menjadi ibu dari tujuh putra.

"Kemungkinan memiliki anak perempuan bahkan tidak pernah terlintas di benakku, bahkan 1% pun," ujarnya.

Kelahiran Lucy Wren

Bayi perempuan itu lahir dengan sehat pada Februari 2023 dan diberi nama Lucy Wren. Kehadirannya melengkapi keluarga Molitor setelah satu dekade membesarkan enam putra.

Melalui media sosial, Sarah mengungkapkan rasa syukur. Ia bisa kembali merasakan pengalaman melahirkan dan menyambut anggota keluarga baru.

Sebelum kehamilan ketujuh, Sarah dan suami telah memiliki enam putra dengan rentang usia sekitar 10 tahun hingga hampir 2 tahun.

Ia mengaku awalnya sudah menerima kenyataan akan menjadi ibu dari tujuh anak laki-laki.

>>> Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces 4 Juni 2026: Fokus dan Komunikasi Jadi Kunci

"Terutama karena mengetahui bahwa ini adalah anak terakhir kami, saya benar-benar gembira dan telah menerima kenyataan bahwa saya memiliki tujuh anak laki-laki.

Saya hampir merasa memiliki identitas dan kebanggaan dalam hal itu," kata Sarah.

Jenis kelamin janin sebenarnya sudah ditentukan sejak proses pembuahan.

Sel telur dari ibu selalu membawa kromosom X, sedangkan sperma dari ayah dapat membawa kromosom X atau Y.

Jika sel telur dibuahi oleh sperma dengan kromosom X, bayi akan berjenis kelamin perempuan (XX). Sebaliknya, jika sperma membawa kromosom Y, bayi akan laki-laki (XY).

Proses ini terjadi secara alami dan acak.

>>> Kenali Orang Ber-IQ Tinggi Lewat 10 Pertanyaan Khas Ini

Meskipun seseorang telah memiliki beberapa anak dengan jenis kelamin yang sama, kehamilan berikutnya tetap berpotensi menghasilkan jenis kelamin berbeda.