Dalam rumah tangga, pertanyaan siapa yang bertanggung jawab merawat orang tua yang sakit kerap memicu diskusi.

Terlebih saat kondisi orang tua membutuhkan perawatan intensif, dilema bisa muncul antara anak dan menantu.

>>> Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces 4 Juni 2026: Fokus dan Komunikasi Jadi Kunci

Islam memberikan panduan jelas mengenai hal ini.

Hubungan menantu dan mertua memiliki kedudukan istimewa, bahkan menantu perempuan dengan ayah mertua serta menantu laki-laki dengan ibu mertua termasuk mahram permanen.

Kewajiban Anak Kandung dan Anjuran bagi Menantu

Para ulama menegaskan bahwa kewajiban berbakti dan merawat orang tua yang sakit berada di tangan anak kandung, bukan menantu.

Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Surah Luqman ayat 14 yang memerintahkan manusia berbuat baik kepada kedua orang tua.

Ayat tersebut menjadi dasar bahwa tugas menjaga orang tua secara hukum agama tidak dibebankan kepada pihak menantu. Suami atau istri tetap wajib memenuhi kebutuhan orang tua masing-masing.

Namun, membantu merawat mertua yang sakit merupakan perbuatan mulia dan sangat dianjurkan. Ulama seperti Syekh Mustofa Al Adawi menyatakan tindakan ini menjadi sarana meraih pahala dan rida Allah.

>>> Kenali Orang Ber-IQ Tinggi Lewat 10 Pertanyaan Khas Ini

Istri memiliki kewajiban utama menaati suami selama perintahnya tidak bertentangan dengan syariat. Ketika suami berupaya memenuhi kewajibannya kepada orang tua, istri dianjurkan memberikan dukungan penuh.

Rasulullah SAW bersabda bahwa wanita terbaik adalah yang menyenangkan suami saat dipandang, menaati perintahuuuuuuuuuuuuuuurrr5

Sikap menantu perempuan dalam membantu merawat mertua mencerminkan dukungan nyata bagi suami. Ini tidak hanya meringankan beban pasangan, tetapi juga menunjukkan keharmonisan rumah tangga.