Gihon Telekomunikasi Targetkan 1.820 Tenancy Akhir 2026
PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) membidik total penyewaan menara atau tenancy sebanyak 1.820 unit hingga akhir tahun 2026.
Target tersebut akan dicapai melalui skema build to suit (B2S) dan kolokasi.
>>> Pemerintah Godok Skema Gross Split untuk Sektor Pertambangan Minerba
Realisasi penyewaan pada akhir tahun 2025 tercatat sebanyak 1.705 unit, terdiri atas 1.021 B2S dan 684 kolokasi.
Manajemen mengalokasikan anggaran belanja modal sekitar Rp 150 miliar untuk proyek pembangunan menara guna mengejar sasaran baru.
Komposisi Target dan Strategi Perusahaan
Direktur Gihon Telekomunikasi Indonesia, Yoyong merinci bahwa komposisi target tahun ini mencakup 1.090 B2S dan 730 kolokasi.
"Dengan demikian, pada 2026, kami menargetkan ada kenaikan sebesar 6,7%," jelas Yoyong.
Kinerja keuangan yang sehat melalui efisiensi operasional di tingkat pusat maupun lapangan menjadi strategi utama yang disiapkan manajemen.
Langkah penguatan bisnis juga ditempuh dengan menjaga hubungan baik bersama pemerintah serta mempererat kemitraan dengan operator telekomunikasi.
Dampak Konsolidasi Industri dan Kenaikan Biaya
Direktur Utama Gihon Telekomunikasi Indonesia, Rudolf Parningotan Nainggolan menjelaskan bahwa konsolidasi industri seluler yang menyusutkan jumlah operator menjadi perhatian serius manajemen.
"Kita melihat, dari 10 operator saat ini menjadi tiga operator dan dua fixed wireless access (FWA) operator," kata Rudolf.
>>> OJK Catat Kredit Perbankan April 2026 Tumbuh 9,98% Jadi Rp8.755 Triliun
Kendati kehilangan sejumlah tapak menara akibat penggabungan usaha para operator, GHON dinilai mendapat berkah dari kontrak baru berkat tingginya kebutuhan infrastruktur digital.
Kebijakan pemerintah yang mendorong ekosistem FWA berpotensi mendongkrak jumlah penyewaan serta pendapatan perusahaan ke depan.
Manajemen menetapkan sikap yang lebih berhati-hati dalam berekspansi tahun ini akibat ketidakpastian geopolitik global, fluktuasi nilai tukar rupiah, dan lonjakan harga bahan baku produk menara.
Update Terbaru
Modder Fallout 4 Tak Gentar dengan Remaster Resmi Fallout 3
Rabu / 22-07-2026, 06:50 WIB
Pre-order Joy-Con Switch 2 ala Splatoon Raiders Masih Tersedia
Rabu / 22-07-2026, 06:50 WIB
Cara Mendapatkan Serialized Gilded Ruin Camo di Black Ops 7 dan Modern Warfare 4
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
CBS Perluas Jagat NCIS dengan Tiga Seri dalam Satu Malam
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Julio Iglesias Gugat Wakil Perdana Menteri Spanyol
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Janda Malcolm-Jamal Warner Gugat Ibu Aktor Soal Trust Rp19 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Penjelajah Temukan Bangkai Pesawat Pan Am 1952 di Lepas Pantai Puerto Rico
Rabu / 22-07-2026, 06:49 WIB
Cyberpunk 2077: Jadi Korporat Jahat yang Impian, Meski Harus Berpikir Keras soal Egois
Rabu / 22-07-2026, 06:45 WIB
Steve McBee Sr Tunjuk Mantan Istri sebagai Presiden Interim McBee Farms
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Badai Parah Landa AS Timur Sebelum Cuaca Lebih Sejuk
Rabu / 22-07-2026, 06:44 WIB
Mutsumi Aoki Luncurkan Manga Baru Seinaru Hime no Kakushigoto
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
WNBA Umumkan Peserta Kontes Tiga Angka All-Star Weekend
Rabu / 22-07-2026, 06:43 WIB
Warren Buffett Peringatkan Risiko Pasar Saham Meningkat Akibat Valuasi Tinggi
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB
Savannah Guthrie Kembali ke Today Sebelum Syuting Wordle
Rabu / 22-07-2026, 06:42 WIB







