Penyidik menemukan yayasan bermasalah lolos verifikasi karena adanya "atensi khusus" dari pimpinan BGN. Hal ini memungkinkan yayasan mengelola dana dalam jumlah fantastis.

"Yayasan-yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari dan triliunan rupiah setiap tahun," tegas Syarief Sulaeman Nahdi di Jakarta.

Penahanan dan Pengembangan Penyidikan Lebih Lanjut

Ketiga tersangka kini ditahan selama 20 hari di lokasi berbeda.

Dadan Hindayana dan rekan-rekannya ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung serta Rutan cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Tim penyidik Jampidsus juga melakukan penggeledahan di kantor pusat BGN untuk mencari bukti tambahan. Dokumen terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa disita guna memperkuat konstruksi kasus.

>>> 7 Model Cincin Emas Tiga Warna Mewah Terbaru 2026 yang Banyak Dicari Kolektor

Penyidik masih menelusuri kemungkinan pihak lain yang ikut menikmati aliran dana haram. Pemerintah berkomitmen mengusut tuntas kasus ini demi menyelamatkan program gizi nasional.