BPS: Rupiah Melemah Bikin Wisman Betah Menginap di Jogja
>>> 2 Kampus Tertua di St. Petersburg: Cetak Peraih Nobel hingga Putin, Banyak Dicari 2026
Ia menambahkan bahwa penguatan daya tarik destinasi adalah kunci untuk menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Peluang ini besar mengingat Jogja memiliki posisi tawar tinggi di pasar internasional berkat keunikan budaya dan keramahannya.
Sisi Lain Pelemahan Rupiah
Meski membawa angin segar bagi pariwisata, Joko mengingatkan bahwa pelemahan rupiah juga memberikan tantangan besar di sektor lain.
Dampak negatif paling terasa pada sektor transportasi yang bergantung pada komponen impor.
Biaya operasional moda transportasi mengalami tekanan karena harga suku cadang, pelumas, hingga bahan bakar ikut terpengaruh oleh kenaikan kurs dolar.
Hal ini menciptakan beban tambahan bagi penyedia jasa transportasi di dalam negeri.
Beberapa faktor pemicu kenaikan biaya transportasi antara lain kenaikan harga avtur yang memicu surcharge pada tiket pesawat, penyesuaian harga BBM nonsubsidi, dan meningkatnya harga suku cadang serta pelumas mesin yang sebagian besar masih impor.
Situasi ini menggambarkan efek ganda dari melemahnya nilai tukar rupiah. Di satu sisi, sektor pariwisata mendapatkan berkah dari meningkatnya daya beli wisatawan asing yang memegang dolar.
Namun di sisi lain, industri dalam negeri harus menghadapi risiko inflasi akibat melonjaknya biaya produksi dan distribusi.
Keseimbangan antara memanfaatkan peluang dan memitigasi risiko menjadi pekerjaan rumah krusial bagi pemerintah.
Joko menyimpulkan bahwa pengelolaan yang tepat terhadap fenomena ini akan menentukan arah pertumbuhan ekonomi Kota Jogja di masa depan.
>>> Bos KAI Pastikan Merger INKA Rampung 2026, DPR Beri Peringatan Keras
Fokus utama tetap pada menjaga stabilitas agar sektor yang diuntungkan bisa menopang sektor yang tertekan akibat fluktuasi mata uang.
Update Terbaru
Arsenal Salip Barcelona dalam Perburuan Julian Alvarez
Kamis / 04-06-2026, 04:51 WIB
Tiga Pembalap Terancam Absen di MotoGP Italia 2026, Termasuk Marc Marquez
Kamis / 04-06-2026, 04:51 WIB
Persib Cetak Hattrick Juara, Glenn Sugita Akui BRI Super League 2026 Sangat Berat
Kamis / 04-06-2026, 04:51 WIB
Persis Solo Fokus Benahi Internal Sambut Liga 2 2026
Kamis / 04-06-2026, 04:46 WIB
Tembus 1 Juta Penonton dalam 7 Hari, Sekawan Limo 2 Resmi Jadi Tren 2026
Kamis / 04-06-2026, 04:46 WIB
Betrand Peto Buka Suara soal Hinaan ke Ruben Onsu dari Lingkungan Sarwendah
Kamis / 04-06-2026, 04:46 WIB
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Langsung Layanan SPBU di Bali
Kamis / 04-06-2026, 04:41 WIB
Perluas Automatic Blocking System, Pemerintah Genjot PNBP 2027
Kamis / 04-06-2026, 04:41 WIB
Mintrocket Umumkan Bancho the Chef, Spin-off Dave the Diver di State of Play 2026
Kamis / 04-06-2026, 04:41 WIB
Pindah Faskes BPJS Kesehatan 2026 via Mobile JKN, Praktis Tanpa Antre
Kamis / 04-06-2026, 04:36 WIB
Bursa Berjangka 2026 Makin Diminati, Olein dan Emas Digital Jadi Primadona
Kamis / 04-06-2026, 04:36 WIB
BMW iX5 M Terlihat Sedang Diuji, Bisa Lebih Gahar dari X5 M Bensin
Kamis / 04-06-2026, 04:31 WIB
OJK Bakal Punya Kepala Eksekutif Baru Pengawas Bursa Mineral di 2026
Kamis / 04-06-2026, 04:31 WIB
Rupiah Nyaris Rp18.000, Purbaya Bantah Isu Negatif di Pasar
Kamis / 04-06-2026, 04:31 WIB






