BPS: Rupiah Melemah Bikin Wisman Betah Menginap di Jogja
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memberikan dampak unik bagi pariwisata Kota Jogja.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jogja melaporkan bahwa fenomena ini justru membuat wisatawan mancanegara (wisman) memilih tinggal lebih lama di kota gudeg tersebut.
>>> Hati-hati, Jam Tidur Tak Tentu Picu 4 Bahaya Kesehatan hingga Risiko Jantung
Kepala BPS Kota Jogja, Joko Prayitno, mengungkapkan bahwa kondisi kurs saat ini membuat biaya hidup dan berwisata di Indonesia lebih terjangkau bagi turis asing.
Hal ini menjadi alasan utama peningkatan durasi kunjungan mereka.
Peningkatan Durasi Menginap
Berdasarkan data BPS, rata-rata lama menginap wisman di hotel berbintang naik dari 1,77 hari pada Maret menjadi 2,22 hari pada April 2026.
Sementara itu, di hotel nonbintang, durasi tinggal meningkat dari 1,72 hari menjadi 1,82 hari pada periode yang sama.
Data tersebut menunjukkan bahwa daya tarik Kota Jogja sebagai destinasi internasional tetap kuat.
Penurunan nilai tukar rupiah memberikan insentif tidak langsung bagi wisman untuk mengeksplorasi lebih banyak sudut kota tanpa biaya ekstra dalam mata uang mereka.
Lonjakan Okupansi Hotel
Tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel di Kota Jogja juga menunjukkan tren positif.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada April 2026 melonjak hingga 14,12 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan serupa terjadi pada hotel nonbintang yang mencatat pertumbuhan TPK sebesar 4,93 poin.
Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa industri perhotelan di Yogyakarta sedang menikmati masa subur akibat arus kunjungan yang meningkat.
Joko Prayitno menekankan bahwa momentum ini harus dikelola dengan baik oleh pelaku industri pariwisata.
Kualitas layanan perlu ditingkatkan agar wisatawan tidak hanya lama menginap, tetapi juga mendapatkan pengalaman berkesan.
Update Terbaru
Pelemahan Harga Emas Berlanjut, Emiten Diminta Waspada
Kamis / 11-06-2026, 20:41 WIB
Daftar Selebriti Korea yang Putus Setelah Pacaran Lama
Kamis / 11-06-2026, 20:36 WIB
Cara Mengaktifkan Kembali Kartu BPJS Kesehatan PBI yang Dinonaktifkan
Kamis / 11-06-2026, 20:33 WIB
Volkswagen Kritik Kebijakan Larangan Mobil Bensin di Berbagai Negara
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Manchester United Kesulitan Jual Andre Onana karena Gaji Tinggi
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Studi Sun Life: 80% Masyarakat Tertekan Biaya Hidup, Ketahanan Finansial Belum Merata
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Menteri Keuangan Respons Ajakan Boikot Pertamax ke Pertalite di Medsos
Kamis / 11-06-2026, 20:32 WIB
Trump Ancam Serang Iran dan Kuasai Industri Minyak
Kamis / 11-06-2026, 20:31 WIB
Nova Arianto Langsung Turunkan Mathew Baker Sejak Awal Lawan Australia
Kamis / 11-06-2026, 20:29 WIB
Chevrolet Gunakan AI untuk Desain C9 Corvette, Tapi Bukan yang Ini
Kamis / 11-06-2026, 20:29 WIB
Nova Arianto Turunkan Mathew Baker sebagai Starter Lawan Australia
Kamis / 11-06-2026, 20:29 WIB
Pasar Obligasi Korporasi Dinilai Lebih Menguntungkan Investor
Kamis / 11-06-2026, 20:28 WIB
Pemerintah Antisipasi Peralihan Konsumen dari Pertamax ke Pertalite
Kamis / 11-06-2026, 20:28 WIB






