Durian sering dituding sebagai penyebab kolesterol tinggi karena kandungan lemaknya. Namun, anggapan itu dibantah oleh Guru Besar IPB University, Prof. Ali Khomsan.

Melalui kanal YouTube IPB TV, Prof. Ali menegaskan bahwa durian bukan pemicu langsung kolesterol tinggi pada orang sehat.

>>> Bulog Serap 3 Juta Ton Beras per Juni 2026, Stok Pangan Nasional Aman

Durian justru kaya akan nutrisi penting.

Kandungan Nutrisi Durian

Durian mengandung karbohidrat dan gula sebagai sumber energi instan. Serat di dalamnya membantu melancarkan pencernaan.

Vitamin C pada durian berperan sebagai antioksidan dan menjaga daya tahan tubuh. Kalium bermanfaat untuk keseimbangan cairan dan fungsi jantung.

Lemak dalam durian adalah lemak tak jenuh yang lebih sehat, mirip dengan lemak nabati lainnya. Karena itu, durian tidak otomatis merusak kadar lemak darah.

Durian dan Kolesterol Tinggi

Prof. Ali menjelaskan bahwa kolesterol tinggi tidak terjadi instan karena satu makanan. Kondisi ini lebih dipengaruhi pola makan tidak seimbang dalam jangka panjang.

Bagi yang sudah didiagnosis kolesterol tinggi, konsumsi durian harus hati-hati. Tubuh mereka lebih sensitif terhadap asupan makanan.

>>> Prudential Indonesia Catat Kenaikan Premi Tradisional 16% di 2026

Penderita kolesterol disarankan membatasi porsi durian untuk menghindari risiko penyakit jantung koroner. Prinsip kewaspadaan dan konsumsi secukupnya menjadi kunci.

Penyebab Pusing Setelah Makan Durian

Banyak orang mengeluh pusing setelah makan durian dan menyalahkan kolesterol. Prof. Ali memberikan penjelasan medis berbeda.

Rasa pusing dipicu kombinasi gula, kalium, serat, dan lemak yang cukup tinggi. Selain itu, durian bersifat hipertermik yang memberi sensasi panas pada tubuh.

Batas konsumsi aman menurut pakar adalah sekitar 100 gram daging buah per hari. Durian kaya Vitamin C, setara dengan jeruk atau jambu biji.

Efek samping seperti sensasi panas dan pusing terjadi jika berlebihan. Orang sehat bisa mengonsumsi durian secara bebas namun tetap wajar.

>>> Ambisi KAI Bangun 60 Ribu Km Rel Kereta Api pada 2045

Prof. Ali menyarankan masyarakat tidak perlu takut makan durian selama porsinya terkontrol. Keseimbangan pola makan tetap faktor terpenting agar manfaat nutrisi durian optimal tanpa mengganggu kesehatan.