PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat pertumbuhan premi produk asuransi jiwa tradisional sebesar 16% sepanjang tahun 2025.

Pencapaian ini diumumkan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

>>> Ambisi KAI Bangun 60 Ribu Km Rel Kereta Api pada 2045

Chief Financial Officer Prudential Indonesia, Adit Trivedi, menyampaikan optimisme terhadap kelanjutan tren positif ini.

Ia memproyeksikan kinerja lini asuransi tradisional tetap kuat pada 2026, seiring perkembangan produk unit link.

Adit menjelaskan bahwa produk tradisional dan unit link menyasar segmen pasar dengan karakteristik berbeda. Keduanya memiliki peluang besar untuk tumbuh.

Data internal perusahaan menunjukkan peningkatan kontribusi produk tradisional dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, kontribusinya sebesar 24%, lalu naik menjadi 28% pada 2025.

Peningkatan ini mencerminkan pergeseran preferensi nasabah terhadap produk proteksi murni atau asuransi dengan manfaat tabungan pasti. Masyarakat mulai melirik kembali instrumen perlindungan jiwa yang lebih stabil.

Manajemen Prudential Indonesia menilai ada dua faktor utama di balik tren ini. Pertama, pilihan nasabah yang semakin beragam.

Kedua, strategi perusahaan dalam memperkaya portofolio produk.

Sepanjang 2025, Prudential aktif meluncurkan inovasi produk tradisional yang fokus pada perlindungan dan perencanaan tabungan. Langkah ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mengelola risiko keuangan.

>>> 5 Hal Penting Saat Tunjuk PIC Coretax Pajak Terbaru 2026, Aman dan Tanpa Ribet

Adit Trivedi menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan. Prudential berupaya menjawab kebutuhan spesifik nasabah yang terus berkembang.

Perusahaan menargetkan kinerja positif pada 2025 dapat dipertahankan atau ditingkatkan pada 2026. Inovasi produk diharapkan memacu pertumbuhan bisnis asuransi tradisional.