Pemerintah resmi membuka pendaftaran Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelapa Sawit (SDM Sawit) tahun 2026.

Program ini didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

>>> Oppo Siapkan HP Baterai 10.000 mAh, Saingi Honor dan Redmi

Tujuannya untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam industri perkebunan nasional. Kuota yang disediakan mencapai 5.000 penerima yang akan tersebar di berbagai perguruan tinggi mitra di Indonesia.

Sasaran Penerima Beasiswa

Beasiswa ini menyasar beberapa kategori masyarakat yang terkait dengan industri kelapa sawit. Pertama, anak-anak dari petani atau pekebun kelapa sawit swadaya atau plasma.

Kedua, anak-anak dari pekerja atau buruh di lingkungan perkebunan kelapa sawit. Ketiga, anak-anak dari pengurus, anggota, atau pihak terkait koperasi atau lembaga perkelapasawitan.

Keempat, anggota masyarakat di sekitar perkebunan yang berkomitmen memajukan industri lokal.

Jenjang Pendidikan dan Fasilitas

Program ini mencakup pendidikan vokasi dan akademik. Jenjang yang tersedia meliputi Diploma 1 (D1), Diploma 3 (D3), Diploma 4 (D4), dan Strata 1 (S1).

>>> Kisah di Balik Kesuksesan Jack Ma: Peran Besar Sang Istri, Zhang Ying

Pendanaan penuh diberikan, meliputi biaya kuliah, biaya hidup bulanan, uang saku buku, bantuan biaya penelitian atau tugas akhir, serta tiket transportasi pulang-pergi dari daerah asal ke kampus.

Cara Daftar dan Seleksi

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi di sdmperkebunan. bpdp.

or. id.

Calon peserta harus menyiapkan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, rapor atau ijazah terakhir, dan surat keterangan yang membuktikan kategori sasaran.

Seleksi berlangsung ketat melalui beberapa tahap. Dimulai dengan verifikasi administrasi, kemudian tes potensi akademik, dan wawancara mendalam sebelum hasil akhir diumumkan.

>>> Uzbekistan Siap Menggebrak, Konsistensi Jadi Modal Menuju Piala Dunia 2026

Program ini diharapkan mencetak tenaga ahli di sektor kelapa sawit sekaligus memutus rantai kemiskinan di daerah pedesaan.