Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan roboh sejak dua tahun lalu. Hingga kini, bangunan tersebut masih terbengkalai tanpa perbaikan.

Orang tua siswa, Evi Afrida, menceritakan kejadian robohnya sekolah terjadi saat libur Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024.

>>> Microsoft Diam-Diam Ganti Nama Aplikasi Copilot di Windows, Ini Alasannya

"Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba roboh," katanya, Selasa (21/7).

Saat itu hujan deras turun di sore hari hingga gedung perlahan roboh. Tidak ada korban jiwa, namun orang tua merasa resah karena bangunan semakin ambruk dan membahayakan.

Lima Ruangan Ambruk

Akibat kejadian tersebut, lima ruangan rusak berat. Empat di antaranya ruang kelas dan satu ruangan unit kesehatan sekolah (UKS).

Evi menyebut pihak sekolah sudah melapor ke dinas pendidikan, namun belum ada tindakan nyata. Alasannya, anggaran dialihkan ke sekolah lain yang dianggap lebih membutuhkan.

200 Siswa Numpang di Sekolah Lain

Sebanyak 200-an siswa terpaksa menumpang di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berada di sebelahnya. Akibatnya, para siswa harus masuk sekolah pada siang hari.

Jam masuk siang membuat anak-anak kehilangan waktu untuk pendidikan agama atau mengaji di sore hari. "Sudah dua tahun tidak ngaji lagi," keluh Evi.

>>> Timnas Indonesia Bantai Bali United 3-0, Marc Klok dan Dony Tri Pamungkas Cetak Gol

Selain itu, musala dan lapangan sekolah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Banyak siswa yang memilih pindah sekolah demi kenyamanan dan keamanan.

Evi mengatakan jumlah siswa kini tidak memenuhi standar. Dari 32 siswa per kelas, kini hanya tersisa 38 siswa total dari dua kelas.

Pemprov DKI Buka Suara

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso, menyatakan anggaran renovasi sudah dirancang pada 2025. "Sudah masuk di dokumen perencanaan (DED) 2025," katanya.

Santoso mengatakan proses mekanisme bertahap harus dilalui. Rencananya, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan digabung dengan SDN Kebayoran Lama 11.

Pemprov DKI Jakarta mengupayakan percepatan penanganan. "Dalam waktu dekat, kita akan bersihkan puing-puing bangunan," tegas Santoso.

>>> Bantai Bali United, Herdman Klaim Timnas Indonesia Mulai Temukan Identitas Permainan

Pantauan di lokasi menunjukkan gerbang sekolah digembok dan suasana lengang. Robohan bangunan terlihat dengan atap genteng dan tiang penyangga berjatuhan menimpa peralatan sekolah.