4. Turi (Sesbania grandiflora)

Turi adalah legum asli Asia Tropik yang bisa tumbuh hingga 15 meter. Daunnya mengandung protein kasar 25–30% dengan TDN 67% dan sangat disukai ruminansia.

>>> Robert Pattinson Tagih Naskah ke Christopher Nolan, Film The Odyssey Jadi Sorotan

Tanaman ini tangguh di berbagai kondisi tanah dan cepat tumbuh. Namun, kandungan saponinnya tinggi sehingga pemberian dibatasi maksimal 20% dari pakan.

5. Bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)

Bunga sepatu yang biasa menjadi tanaman hias ternyata disukai kambing. Daunnya tetap segar meski musim kemarau, sehingga cocok sebagai pakan cadangan.

Sebaiknya daun bunga sepatu dicampur dengan hijauan lain seperti lamtoro atau daun nangka untuk nutrisi seimbang.

6. Daun Luntas (Pluchea indica)

Daun luntas atau beluntas sering digunakan sebagai pagar hidup. Kambing sangat menyukai rasanya.

Tanaman ini tahan cuaca panas dan tetap produktif di musim kering.

Pastikan varietas yang ditanam aman dan tidak beracun bagi ternak.

7. Daun Randu dan Daun Dadap (Erythrina spp.)

Daun randu dan dadap sering tumbuh liar atau ditanam sebagai pagar. Randu memberikan kombinasi protein dan serat yang baik, sedangkan dadap mengandung protein 23–26%.

Kedua daun ini bisa dicampur dengan rumput lapangan untuk variasi pakan.

Strategi Pemanfaatan Tanaman Pagar

Tanam tanaman seperti gamal atau kaliandra di sekeliling lahan sebagai pagar hidup sekaligus bank pakan. Lakukan pemangkasan rutin untuk merangsang pucuk muda yang lebih bernutrisi.

Variasikan jenis tanaman agar ternak tidak pemilih. Batasi porsi lamtoro karena kandungan mimosin.

Layukan dedaunan yang beraroma menyengat untuk meningkatkan nafsu makan ternak.

>>> Arashi Resmi Bubar Setelah 26 Tahun, Konser We Are Arashi Jadi Salam Perpisahan

Dengan menerapkan tips ini, peternak dapat menghemat biaya pakan dan meningkatkan kemandirian pakan ternak.