Peternak pemula sering kesulitan mendapatkan pakan hijauan berkualitas dengan harga terjangkau.

Padahal, banyak tanaman pagar di sekitar pekarangan yang kaya nutrisi dan disukai ternak seperti kambing, domba, dan sapi.

>>> 8 Cara Efektif Melatih Kemampuan Anak Memecahkan Masalah

Tanaman pagar tidak hanya berfungsi sebagai pembatas lahan. Beberapa jenis leguminosa memiliki kadar protein tinggi yang baik untuk pertumbuhan dan produktivitas hewan.

Berikut tujuh tanaman pagar bernutrisi tinggi yang bisa dijadikan pakan ternak, dirangkum dari berbagai sumber pada Rabu (3/6/2026).

1. Gamal (Gliricidia sepium)

Gamal populer sebagai pagar hidup karena tumbuh cepat dari stek batang dan tahan pemangkasan. Daunnya mengandung protein kasar 20–25%, bahkan bisa mencapai 30% dalam kondisi tertentu.

Selain protein, daun gamal mengandung lemak kasar 3,1% dan serat kasar 16,77%. Mineral seperti kalsium (1,3%) dan fosfor (0,18%) juga melengkapi nutrisinya.

Pemberian daun gamal pada sapi jantan Peranakan Ongole mampu meningkatkan berat badan hingga 505 gram per hari. Sebaiknya daun dilayukan selama 24 jam untuk mengurangi aroma kumarin.

2. Lamtoro (Leucaena leucocephala)

Lamtoro atau petai cina biasa ditanam sebagai pembatas ladang dan penahan angin. Kandungan protein kasarnya mencapai 22–34%, menjadikannya pilihan utama untuk penggemukan ternak.

Namun, lamtoro mengandung mimosin yang berbahaya jika berlebihan. Porsi pemberian maksimal 30% dari total pakan harian.

Pelayuan atau pengeringan dapat mengurangi kadar mimosin.

3. Kaliandra Merah (Calliandra calothyrsus)

Kaliandra merah banyak ditemukan di dataran tinggi sebagai tanaman konservasi. Daunnya mengandung protein kasar 20–25% dan kaya mineral seperti kalsium dan fosfor.

Tanaman ini mampu meningkatkan produksi daging dan susu. Akarnya yang kuat juga mencegah erosi tanah.