Teknologi transkripsi audio semakin canggih, dan banyak orang mulai mengandalkan aplikasi perekam suara untuk mencatat rapat, kuliah, atau janji dokter.

Namun, memilih aplikasi yang tepat bisa menjadi tantangan. Dua aplikasi bawaan yang populer adalah Google Recorder dan Samsung Voice Recorder.

>>> Shin Tae-yong Bantah Remehkan Piala Presiden, Persija Turunkan Pemain Muda

Seorang pengguna membandingkan keduanya untuk menentukan mana yang memberikan hasil transkrip paling jelas dan akurat.

Kegunaan Transkrip Rekaman

Transkrip rekaman berguna untuk berbagai situasi, seperti rapat kerja atau kelas.

Bagi yang kesulitan mencatat sambil berpartisipasi, aplikasi ini memungkinkan pengguna merekam dan meninjau catatan nanti.

Beberapa orang juga menggunakannya di janji dokter untuk menangkap instruksi perawatan yang mungkin terlewat.

Transkrip juga membantu mereka dengan gangguan pendengaran, ADHD, atau kecemasan, serta mereka yang belum fasih berbahasa Inggris.

Perbandingan Antarmuka

Secara visual, kedua aplikasi terlihat sederhana dan bersih, dengan tombol rekam yang jelas.

Setelah merekam, Google Recorder langsung menampilkan transkrip, sedangkan Samsung memerlukan klik tombol transkrip.

Samsung menawarkan opsi pemutaran seperti lewati hening, ulang, dan kecepatan pemutaran di bagian bawah layar.

Namun, fitur ringkasan dan alat lain tersembunyi di menu tiga titik atau ikon sparkle.

Google Recorder menyederhanakan opsi pemutaran dengan tombol play, pause, dan lompat lima detik, serta menu tiga titik untuk opsi lain.

>>> John Herdman Pusing Cari Kiper Ketiga Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Kedua aplikasi terlihat elegan, tetapi perbedaan fitur membuat salah satu unggul.

Pemenang: Google Recorder

Dalam hal transkrip, kedua aplikasi hampir seimbang.

Keduanya kesulitan memisahkan pembicara saat berbicara cepat atau bernada sama, tetapi berhasil jika pembicara jelas berbeda.