Pemerintah masih melakukan proses audit internal di Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini menjadi bagian penting dari evaluasi menyeluruh terhadap operasional program prioritas nasional.

Audit dilaksanakan di tengah masa transisi kepemimpinan BGN setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan struktur organisasi. Evaluasi ini bertujuan memastikan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

>>> Rekap Indonesia Open 2026: 7 Wakil Indonesia Lolos, Alwi Farhan Kalahkan Lakshya Sen

Tujuan Audit Internal

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai tujuan audit internal tersebut.

Menurutnya, audit adalah instrumen utama pemerintah agar BGN bisa berfungsi secara optimal sesuai mandat yang diberikan.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan secara terus-menerus.

Hal ini sangat krusial mengingat BGN memegang tanggung jawab besar dalam program strategis nasional.

Prasetyo Hadi menyampaikan informasi tersebut saat menemui awak media di Jakarta pada Selasa (2/6/2026). Beliau menekankan bahwa pemerintah sangat memperhatikan detail pelaksanaan program ini.

Meskipun proses pemeriksaan sedang berlangsung, pihak pemerintah belum memberikan rincian temuan sementara. Prasetyo meminta semua pihak untuk bersabar hingga hasil audit benar-benar final.

Hasil evaluasi tersebut baru akan diumumkan secara transparan setelah seluruh rangkaian audit internal selesai. "Tunggu saja, nanti hasilnya akan segera kami umumkan kepada publik," ujar Prasetyo.

Upaya Pembenahan Struktur Organisasi

Perombakan jajaran pimpinan BGN oleh Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat lembaga. Kebijakan ini diambil demi memastikan program unggulan pemerintah berjalan lebih terukur dan efektif.

Prasetyo menambahkan bahwa perbaikan organisasi ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas, terutama pada Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah ingin setiap anggaran yang dikucurkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.