Belasan ribu suporter memenuhi Stadion Utama Sumatera Utara yang memiliki kapasitas maksimal sekitar 25.750 tempat duduk.

Suasana riuh rendah di dalam stadion menciptakan atmosfer yang sangat bersemangat, yang kemudian berhasil dikonversi menjadi energi positif oleh para pemain di lapangan.

Timnas Indonesia U-19 pun tampil sangat dominan sepanjang jalannya pertandingan melawan Myanmar.

Timnas Indonesia U-19 berhasil mengamankan kemenangan telak dengan skor akhir 3-0 tanpa balas. Arkhan Kaka membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-38 melalui penyelesaian yang tenang.

Dimas Adi tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak dua gol tambahan pada menit ke-79 dan menit ke-87.

Kemenangan ini membuat Indonesia menempel ketat posisi Vietnam yang saat ini berada di puncak klasemen sementara Grup A.

>>> Bantah Tuduhan Gila Harta, Sarwendah Ungkap Bukti Percakapan

Hasil positif ini menjadi modal yang sangat krusial bagi perjalanan Garuda Muda di babak penyisihan grup selanjutnya.

Tanggapan Pelatih dan Pejabat Daerah

Menanggapi hasil impresif di laga perdana, pelatih Nova Arianto menekankan pentingnya menjaga fokus anak asuhnya.

Ia tidak ingin para pemain merasa terbebani dengan status Indonesia sebagai juara bertahan pada edisi sebelumnya.

Sebagai informasi, Indonesia berhasil meraih gelar juara pada edisi 2025 saat masih berada di bawah kepemimpinan pelatih Indra Sjafri.

Nova berharap para pemain tetap membumi dan fokus pada instruksi taktikal tanpa terpengaruh tekanan eksternal yang besar.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, yang turut hadir langsung di tribun penonton, memberikan apresiasi tinggi atas performa tim.

Beliau merasa bangga wilayahnya menjadi saksi perjuangan awal Garuda Muda di turnamen bergengsi Asia Tenggara ini.