Nvidia secara resmi meluncurkan prosesor terbaru bernama Vera dalam ajang Nvidia GTC di Taiwan, Minggu (31/5/2026).

Chip ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan, terutama untuk menggerakkan agen AI secara mandiri.

>>> NVIDIA Kenalkan Chip Laptop RTX Spark Berbasis Arm di Computex 2026

Vera merupakan bagian dari platform generasi terbaru NVIDIA Vera Rubin.

Sistem ini mengintegrasikan komputasi untuk pemrosesan data, penalaran, reinforcement learning, dan eksekusi kode otomatis dalam skala besar di pusat data.

Kebutuhan akan infrastruktur baru ini didorong oleh proyeksi bahwa agen AI akan mendominasi penggunaan komputasi global.

Arsitektur perangkat keras yang lebih efisien dan memiliki kemampuan pemrograman tinggi menjadi syarat utama.

"Vera adalah CPU pertama yang dirancang untuk masa depan itu, dan chip ini dibangun untuk menjalankan agen AI dalam skala hyperscale," ujar Jensen Huang, CEO Nvidia.

Prosesor ini mengadopsi arsitektur ARM dengan 88 inti CPU custom bernama Olympus yang mendukung 176 thread berkat teknologi Spatial Multithreading.

>>> Saham Qualcomm Melemah Usai Peluncuran Produk Nvidia di Computex

Chip ini dipadukan dengan memori LPDDR5X berkapasitas hingga 1,5 TB dan bandwidth mencapai 1,2 TB per detik.

Dalam implementasinya, 256 unit prosesor dapat digabungkan dalam satu rak untuk menghasilkan total 22.528 inti guna mempercepat pemrosesan Python, Java, serta database.

Berdasarkan pengujian internal, satu unit chip ini mampu bekerja hingga 1,8 kali lebih cepat daripada arsitektur x86 konvensional.

Produk ini telah memasuki fase produksi massal untuk memenuhi permintaan global.

Sejumlah korporasi besar seperti OpenAI, Anthropic, SpaceXAI, ByteDance, CoreWeave, Oracle Cloud Infrastructure, hingga New York Stock Exchange dilaporkan tertarik mengadopsi chip ini.

>>> Muhammad Yusuf Ateh Resmi Menjabat Komisaris Telkomsel

Komputer server yang mengintegrasikan prosesor Vera dijadwalkan tersedia melalui mitra produsen perangkat keras dan penyedia layanan cloud sekitar September hingga November 2026.