Aspek paling mendesak dari laporan ini menyoroti rapuhnya sistem keamanan siber di laboratorium AI AS dari ancaman spionase asing.

Seluruh hasil pelatihan model tersimpan dalam file bobot model atau weights.

Dokumen weights yang merangkum memori serta logika AGI akan menjadi komoditas paling berharga sekaligus berbahaya.

Berkas tersebut menjadi sasaran utama peretasan oleh kelompok hacker yang didukung negara seperti China dan Rusia.

Aschenbrenner memperingatkan bahwa proteksi korporat standar tidak cukup untuk membendung operasi intelijen negara.

Kebocoran data AGI berisiko memicu konflik geopolitik karena teknologi dapat digandakan untuk senjata siber maupun militer otomatis.

Pemerintah dan militer AS diprediksi akan mengambil alih kendali pengembangan teknologi ini melalui proyek nasional bernama "The Project".

Langkah ini serupa dengan Manhattan Project pada era Perang Dunia II.

>>> Ilmuwan Temukan Kompas Internal pada Hati Burung Merpati

Riak pengetatan regulasi dan intervensi pemerintah sudah mulai terasa eskalasinya sepanjang 2026. Laporan Aschenbrenner mendesak dunia untuk merombak total sistem keamanan algoritma sebelum kendali peradaban beralih ke mesin.