Singapura terus memperkuat jaringan transportasi publiknya. Armada kereta pertama untuk proyek Cross Island Line (CRL) telah tiba di Pelabuhan Jurong.

CRL diproyeksikan menjadi jalur kereta bawah tanah (MRT) terpanjang di Singapura. Otoritas Transportasi Darat (LTA) mengonfirmasi kedatangan kereta pertama dari total 44 rangkaian.

>>> PT dan BUMDes Tak Lagi Nikmati PPh Final 0,5 Persen di 2026

Setiap rangkaian terdiri dari enam gerbong. Kereta ini dirancang untuk mendukung mobilitas tinggi masyarakat.

Spesifikasi dan Keunggulan Kereta CR151

Sebelum tiba di Singapura, purwarupa kereta tipe CR151 sempat dipratinjau.

Pelaksana Tugas Menteri Perhubungan Singapura, Jeffrey Siow, melihatnya saat mengunjungi depo kereta api di Qingdao pada April lalu.

Desain kereta CR151 mirip dengan armada yang melayani Jalur Thomson-East Coast. Inovasi utamanya adalah lima pintu di setiap sisi gerbong untuk mempercepat keluar-masuk penumpang.

LTA menjelaskan bahwa desain ini bertujuan mengurangi kepadatan di stasiun. Lorong penghubung antar-gerbong juga dibuat lebih luas untuk kenyamanan penumpang yang berdiri.

Fitur unggulan lainnya meliputi sistem pemantauan kondisi otomatis. Sistem ini mampu mendeteksi kerusakan peralatan secara dini dan memastikan keandalan operasional.

>>> Pengusaha Bongkar Tantangan Berlapis Industri Nikel RI di 2026

Teknologi diagnostik canggih juga disematkan untuk meminimalkan gangguan teknis. Hal ini penting untuk menjaga jadwal perjalanan tetap akurat dan aman.

Proyeksi Operasional dan Jangkauan Wilayah

Kereta pertama tidak langsung digunakan untuk mengangkut penumpang. Armada tersebut harus menjalani pengujian integrasi sistem yang ketat di Pusat Pengujian Kereta Api Singapura.

Langkah ini memastikan seluruh komponen kereta dapat berkomunikasi sempurna dengan infrastruktur rel. Pengadaan seluruh unit kereta melibatkan kontrak senilai S$589 juta.

CRL ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2030. Jalur ini akan membentang lebih dari 50 kilometer di bawah permukaan tanah.

Jalur ini akan menghubungkan koridor timur, barat, hingga timur laut Singapura. Kawasan utama yang dilayani meliputi Jurong Lake District, Punggol Digital District, dan Changi.

Proyek ini diharapkan menjadi tulang punggung transportasi baru bagi pusat-pusat ekonomi strategis.

>>> Aturan DHE SDA Resmi Berlaku, Efektifkah Perkuat Rupiah di 2026?

Saat rampung, CRL akan memudahkan akses ke kawasan berkembang seperti Distrik Digital Punggol dan Distrik Danau Jurong.