DSI Ambil Alih Ekspor SDA: 5 Poin yang Mengguncang Pasar 2026
Jika birokrasi semakin panjang, pembeli bisa berpaling ke negara lain,” tulis Kiwoom Research.
>>> Resmi Cair Bertahap, Ini Jadwal dan Mekanisme Gaji ke-13 2026 ke Rekening
Persoalan Acuan Harga dan Standar Komoditas
Masalah lain adalah pertanyaan mengenai acuan harga yang akan digunakan pemerintah melalui DSI.
Pada komoditas batu bara, pemerintah selama ini menggunakan Harga Batubara Acuan (HBA) sebagai standar referensi resmi.
Namun, transaksi di pasar internasional sangat dipengaruhi oleh variabel teknis seperti nilai kalori, kelembapan, dan kadar sulfur.
Harga aktual di lapangan juga sering mengikuti indeks internasional seperti Newcastle yang fluktuatif.
Kiwoom Research menekankan perlunya kejelasan definisi under-invoicing agar tidak terjadi kesalahan interpretasi yang merugikan eksportir. Ketidakpastian aturan ini dikhawatirkan menciptakan iklim usaha yang tidak kondusif.
Menjaga Kepercayaan Investor
Meskipun penuh tantangan, Kiwoom Research menilai kebijakan ini tidak sepenuhnya negatif. Dari perspektif pemerintah, langkah ini memiliki landasan logika untuk memperkuat cadangan devisa nasional.
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi data ekspor, meminimalisir kebocoran ekonomi, serta mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah. Namun, kesuksesannya bergantung pada implementasi di lapangan.
Bagi pasar modal, poin terpenting adalah siapa yang mengeksekusi dan seberapa efisien sistemnya. Transparansi mekanisme kerja menjadi kunci agar investor tetap merasa aman menanamkan modal di Indonesia.
Kiwoom Research mengingatkan bahwa pasar akan terus memantau apakah kebijakan ini menciptakan hambatan baru bagi dunia usaha. Kelancaran arus perdagangan sangat krusial agar tidak mengganggu roda ekonomi.
Di tengah nilai tukar Rupiah yang fluktuatif dan arus modal asing yang negatif, menjaga kepercayaan investor menjadi prioritas.
>>> Aturan DHE SDA Resmi Berlaku, Likuiditas Himbara Berpotensi Cair US$ 2 Miliar Per Bulan
Pemerintah dituntut menyeimbangkan ambisi menjaga devisa dengan kebutuhan iklim investasi yang sehat.
Update Terbaru
4 HP Baterai Jumbo dengan Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
Selasa / 02-06-2026, 06:24 WIB
Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Intip Doa Mengejutkan sang Biduan
Selasa / 02-06-2026, 06:24 WIB
Iran Protes AS Belum Terbitkan Visa Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Selasa / 02-06-2026, 06:24 WIB
McLaren Artura 1000GP: Edisi Khusus Rayakan 1.000 Start Grand Prix
Selasa / 02-06-2026, 06:19 WIB
Indonesia Open 2026: 21 Wakil Tuan Rumah Siap Akhiri Paceklik Gelar 5 Tahun Terakhir
Selasa / 02-06-2026, 06:19 WIB
Alasan Mathew Baker Pilih Timnas Indonesia: Strategi Jitu Agar Tak Digoda Australia di 2026
Selasa / 02-06-2026, 06:19 WIB
CEO Nvidia Khawatir Dominasi AI AS Terancam oleh China
Selasa / 02-06-2026, 06:14 WIB
Melbourne City Dukung Penuh Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia
Selasa / 02-06-2026, 06:14 WIB
Pendaftaran Gerakan Seniman Masuk Sekolah 2026 Dibuka, Simak Jadwal dan Syarat Resminya
Selasa / 02-06-2026, 06:14 WIB
John Herdman Puji Jay Idzes sebagai Sosok Tak Tergantikan di Timnas Indonesia
Selasa / 02-06-2026, 06:09 WIB
Cara Kelola Sukuk untuk Keuangan Keluarga 2026, Investasi Aman yang Cuan Tiap Bulan
Selasa / 02-06-2026, 06:09 WIB
Bocoran Harga BYD M6 DM-i Viral, Ini Respons Resmi BYD Indonesia
Selasa / 02-06-2026, 06:09 WIB
Jadwal Film dan Sepakbola 2 Juni 2026: Tayangan Seru di TV Indonesia
Selasa / 02-06-2026, 06:04 WIB
Jakarta E-Prix 2026: Alasan Mengejutkan Edoardo Mortara Kecewa meski Finis Kedua
Selasa / 02-06-2026, 06:04 WIB






