Pemerintah Arab Saudi memberikan kemudahan bagi jemaah haji untuk mendapatkan bukti resmi ibadah melalui sertifikat digital. Dokumen ini dapat diakses dan diunduh secara mandiri menggunakan Kartu Nusuk.

Layanan ini merupakan bagian dari transformasi teknologi untuk meningkatkan kenyamanan jemaah di Tanah Suci. Dengan sistem digital, jemaah tidak perlu lagi melalui prosedur manual yang memakan waktu.

>>> Bansos PKH dan BPNT 2026 Gagal Cair? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Fungsi dan Pilihan Bahasa Sertifikat Haji

Kartu Nusuk tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengenal resmi selama di Arab Saudi. Kartu ini juga menjadi gerbang untuk memverifikasi status haji melalui dokumen yang sah secara hukum.

Sertifikat tersedia dalam berbagai pilihan bahasa internasional. Meskipun belum tersedia dalam bahasa Indonesia, jemaah dapat memilih bahasa yang paling mendekati, seperti Inggris atau Malaysia.

Opsi bahasa yang tersedia meliputi Inggris, Arab, Prancis, Turki, Urdu, Persia, dan Malaysia. Bagi jemaah Indonesia, bahasa Inggris atau Malaysia sering menjadi pilihan utama.

Panduan Mengunduh Sertifikat Haji Melalui Kartu Nusuk

Proses pengunduhan sertifikat digital cukup sederhana dan bisa dilakukan melalui ponsel. Berikut langkah-langkahnya:

>>> Cara Mengusulkan Desil DTKS 2026 agar Bansos Cair Tepat Sasaran

  • Scan barcode yang tertera di fisik Kartu Nusuk.
  • Ubah pengaturan bahasa di pojok kiri atas layar menjadi bahasa Inggris.
  • Klik menu View Certificate pada halaman utama.
  • Pilih menu Certificate Language untuk menentukan bahasa sertifikat.
  • Klik Preview Certificate untuk melihat tampilan dokumen.
  • Gunakan tombol Download PDF untuk menyimpan dokumen di ponsel.

Setelah file PDF tersimpan, jemaah dapat membagikannya ke keluarga atau mencetaknya. Jika hanya ingin menyimpan gambar, jemaah juga dapat melakukan screenshot pada tahap pratinjau.

Modernisasi Layanan Haji di Arab Saudi

Penerbitan sertifikat digital menunjukkan keseriusan Pemerintah Arab Saudi dalam modernisasi layanan publik. Sistem yang terintegrasi dengan Nusuk memastikan dokumen hanya diberikan kepada jemaah terdaftar.

Jemaah Indonesia yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah dari Arafah, Muzdalifah, hingga Mina bisa segera mengakses layanan ini.

Sertifikat menjadi bukti otentik pelaksanaan haji untuk musim 1447 H/2026 M.

>>> Prabowo Ungkap Strategi Ekonomi 2026: Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Unduhan dapat dilakukan saat masih di Arab Saudi atau setelah tiba di tanah air. Selama akses ke akun Nusuk aktif, jemaah bisa mengambil dokumen kapan saja.