Koran Vatikan, L'Osservatore Romano, menyoroti nasib ribuan pengungsi Afghanistan yang dideportasi dari Pakistan dalam edisi 15 Juli 2026.

Artikel utama tersebut ditulis oleh Federico Piana dan mengungkap kondisi memprihatinkan para pengungsi yang dipulangkan secara paksa.

>>> John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Piana melaporkan bahwa para pengungsi, termasuk pria, wanita, anak-anak, dan seluruh keluarga, dikirim kembali ke negara asal mereka tanpa upacara.

Di kamp-kamp transit sebelum disebrang ke Spin Boldak, Afghanistan, banyak dari mereka dirantai.

>>> Tiket Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina Pecah Rekor: Tembus Rp1 M

Repatriasi ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi mantan pegawai pemerintah Afghanistan sebelumnya, mantan anggota pasukan keamanan, jurnalis, aktivis, hakim, dan perempuan yang aktif di kehidupan publik.

>>> 6 Tanda Hipertensi Mulai Merusak Jantung yang Perlu Diwaspadai

Menurut banyak organisasi kemanusiaan, mereka berpotensi menghadapi pembalasan atau diskriminasi dari pemerintah Taliban.