Deportasi AS Capai Rekor Tertinggi di Bawah Pemerintahan Trump
Otoritas imigrasi Amerika Serikat mencatat rekor deportasi tertinggi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump sejak ia kembali menjabat pada Januari 2025.
Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) melaporkan lebih dari 713.000 deportasi formal dan sekitar 2,2 juta deportasi mandiri antara 20 Januari 2025 hingga Februari 2026.
>>> Christopher Griffith Balas Kritik Cardi B soal Tuduhan ke Stefon Diggs
Totalnya mencapai hampir tiga juta keberangkatan, menjadikannya angka tertinggi dalam sejarah imigrasi AS.
Proyeksi dan Penambahan Staf
Menteri Keamanan Dalam Negeri Markwayne Mullin menyatakan bahwa tahun ini mereka akan melampaui capaian tahun 2025.
Untuk mendukung ekspansi ini, DHS merekrut 12.000 staf baru, sehingga jumlah petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) meningkat 120 persen pada 2026.
>>> Komisaris NBA Didorong Suspensi Pemain WNBA, Klub Bantah
Kebijakan deportasi jalur cepat juga diterapkan setelah putusan pengadilan banding federal yang mengizinkan pengusiran dipercepat bagi imigran tanpa dokumen yang tidak bisa membuktikan tempat tinggal lebih dari dua tahun.
Analis imigrasi Jesús García menjelaskan bahwa penilaian sepenuhnya ada pada petugas individu, tanpa pihak ketiga yang bisa menentukan.
Kebijakan ini menuai kekhawatiran dari kelompok advokasi seperti Make the Road New York.
>>> Texas Rangers Pindahkan Siaran ke BZZR Setelah Kemitraan dengan Victory Berakhir
Para ahli menyarankan imigran untuk selalu membawa identitas resmi guna menunjukkan masa tinggal dan menghindari deportasi ke negara ketiga.
Update Terbaru
Diskon Spesial Nintendo Switch 2 Bundle Game untuk Pembeli Amazon Tertentu
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Hiasan Natal PlayStation dari Hallmark Mainkan Suara Startup Ikonik
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
New Ghost in the Shell Anime Umumkan Pengisi Suara Atsushi Miyauchi sebagai Borma
Kamis / 16-07-2026, 03:06 WIB
Kentucky Berlakukan Undang-Undang Perpanjangan Daluwarsa Rekaman Grand Jury Ilegal
Kamis / 16-07-2026, 03:01 WIB
Pemilik Klinik di NC Ditangkap karena Resep GLP-1 Tanpa Izin
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
BBC iPerbarui Jadwal: Drama Shakespeare Hapus, Proms 2026 Mulai
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Vance dan Rogan Tolak Klaim Trump Dipilih Yesus untuk Bom Iran
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Chuck Schumer Diduga Kentut Keras di Lantai Senat AS
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Orang Tua Nolan Wells Umumkan Detail Pemakaman dan Peringatan
Kamis / 16-07-2026, 03:00 WIB
Mantan Istri Eminem Diduga Gigit Polisi Usai Percobaan Bunuh Diri
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Zinedine Zidane Segera Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis
Kamis / 16-07-2026, 02:56 WIB
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
Kamis / 16-07-2026, 02:55 WIB
Prancis Tersingkir di Piala Dunia 2026, Waktunya Move On ke Zidane?
Kamis / 16-07-2026, 02:51 WIB
NCT 127 Resmi Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment
Kamis / 16-07-2026, 02:50 WIB







