Purbaya Ancam Periksa DSI Jika Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Dongkrak Penerimaan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan tegas terkait pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Badan usaha ini akan menjadi gerbang tunggal ekspor komoditas tertentu.
Purbaya menyatakan akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap DSI jika kebijakan tersebut tidak mampu mendongkrak penerimaan negara. Pemerintah menargetkan peningkatan setoran pajak melalui sistem baru ini.
>>> Cek Bansos Mei 2026: Daftar Bantuan Resmi yang Cair Langsung ke Rekening KKS
Kementerian Keuangan menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan memotong beban pajak yang sudah ada. Fokus utama adalah mengoptimalkan pemasukan dari sektor ekspor.
Mekanisme Satu Pintu untuk Minimalisir Kebocoran
Purbaya menjelaskan bahwa mekanisme satu pintu dapat meminimalisir celah kebocoran pendapatan. "Saya akan mendapatkan pendapatan yang jauh lebih besar tanpa harus memotong pajak.
Jika angka tersebut tidak menunjukkan kenaikan, maka operasional DSI akan saya periksa langsung," tegasnya pada Senin (1/6/2026).
Optimisme pemerintah didasari oleh misi DSI untuk menertibkan tata kelola perdagangan luar negeri. Badan ini ditargetkan mampu memutus rantai praktik kecurangan dalam transaksi internasional.
Beberapa masalah kronis yang ingin dihapuskan antara lain underinvoicing dan manipulasi transfer pricing. Praktik ini sering dilakukan untuk mengalihkan keuntungan ke luar negeri.
Purbaya kembali menegaskan bahwa DSI tidak akan mengubah aturan perpajakan yang berlaku. Sistem pajak tetap berjalan seperti biasa tanpa perubahan tarif atau ketentuan baru bagi eksportir.
Jadwal dan Mekanisme Transisi
Kebijakan ekspor terpusat melalui DSI akan dilakukan secara bertahap. Masa transisi resmi dimulai pada 1 Juni 2026 sebagai langkah awal adaptasi sistem.
Selama fase ini, pengusaha komoditas tertentu masih boleh melakukan ekspor secara mandiri. Namun, terdapat kewajiban baru untuk melaporkan seluruh rincian aktivitas perdagangan kepada DSI.
Update Terbaru
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina Dihadiri Presiden AS Donald Trump
Jumat / 17-07-2026, 03:00 WIB
Bahlil Ledek Nusron Wahid Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Prabowo Butuh Uang Banyak untuk Biaya Kesehatan, Gaji Guru, dan Infrastruktur
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
2 Jam Usai Dilantik Trump, Menkeu AS Scott Bessent Jadi Target Pembunuhan
Jumat / 17-07-2026, 02:58 WIB
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB







