Dua jemaah haji asal Provinsi Bengkulu masih menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit Arab Saudi pada Senin, 1 Juni 2026.

Hal ini terjadi menjelang fase pemulangan jemaah kembali ke Indonesia.

>>> TenTen Resmi Gabung MURASH GAMING, VCL Japan 2026 Makin Memanas!

Kedua jemaah yang dirawat adalah Umi Kasnini Rasyid Dersai, 63 tahun, asal Kota Bengkulu. Ia dirawat di RSAS Al Noor Makkah.

Jemaah lainnya adalah Mardiah Saiun Idris, 84 tahun, asal Kabupaten Seluma. Ia menjalani perawatan di RSAS Makkah Medical Centre.

Total Jemaah dan Layanan Kesehatan

Hingga awal Juni 2026, total jemaah haji asal Bengkulu yang telah diberangkatkan mencapai 1.344 orang. Dua jemaah di antaranya dilaporkan wafat di Tanah Suci.

Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinkes Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, menyatakan penanganan medis terus dilakukan maksimal.

>>> Klasemen MotoGP 2026: Bezzecchi Kokoh di Puncak Usai Menang di Mugello

"Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu tetap memberikan pelayanan kesehatan selama 24 jam," ujarnya.

Akumulasi pelayanan kesehatan sejak awal operasional haji mencapai 4.253 layanan. Termasuk penanganan 118 kasus kesehatan dan visitasi kepada 145 jemaah risiko tinggi pada 1 Juni 2026.

Diagnosis penyakit yang paling dominan meliputi ISPA, hipertensi, diabetes melitus, faringitis, stomatitis, dan konjungtivitis.

>>> Comfortable Silence: Seni Komunikasi Tanpa Kata yang Makin Dicari

Petugas juga menjadwalkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh fase tiga bagi seluruh jemaah. Hal ini untuk memastikan kesiapan fisik sebelum perjalanan udara kembali ke Indonesia.