Peminat jalur akselerasi dari sarjana ke magister harus memenuhi kriteria khusus terkait latar belakang pesantren dan kemampuan bahasa.

Berikut syarat umum dan dokumen yang dibutuhkan:

  • WNI dengan usia maksimal 20 tahun pada 31 Desember tahun berjalan.
  • Lulus MA/SMA/SMK dalam tiga tahun terakhir (2024, 2025, atau 2026).
  • Tidak sedang menempuh studi atau belum pernah menyelesaikan S1.
  • Terdaftar di EMIS Kemenag serta melampirkan NSPP dan NISN.
  • Surat rekomendasi pimpinan pesantren yang menyatakan santri telah mukim minimal 3 tahun dan mampu membaca Kitab Kuning.
  • Salinan rapor dua tahun terakhir atau Syahadah.
  • Surat keterangan kesehatan dari rumah sakit atau faskes resmi maksimal 3 bulan terakhir.
  • Profil diri, esai, dan rencana kontribusi bagi Indonesia.
  • Sertifikat kemampuan bahasa Arab resmi dari PTKIN dengan skor minimal TOAFL 500.

Pendaftar juga harus menyetujui pakta integritas dan komitmen pengabdian. Prestasi akademik maupun non-akademik dapat menjadi nilai tambah.

Persyaratan Pendaftaran Jalur S2 Lanjut S3

Bagi pendaftar yang mengincar gelar doktor, persyaratan lebih menitikberatkan pada aspek riset dan kemampuan bahasa internasional. Jalur ini diperuntukkan bagi alumni pendidikan keagamaan dengan IPK sangat baik.

Ketentuan yang harus dipenuhi:

  • WNI dengan usia maksimal 25 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran.
  • Sudah menyelesaikan S1, namun tidak sedang atau sudah menyelesaikan S2.
  • Tidak berstatus CPNS atau PPPK.
  • Lulusan luar negeri wajib menyertakan penyetaraan ijazah dan konversi IPK.
  • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang ahli di bidang relevan.
  • IPK minimal 3,25 pada skala 4,00 untuk S1/D4.
  • Proposal penelitian yang akan dikembangkan selama studi doktoral.
  • Sertifikat kemampuan bahasa yang masih berlaku: TOEFL ITP 500, IELTS 5.5, Duolingo 90, atau skor bahasa Arab PTKIN 550.

Rencana studi harus mencakup komitmen kembali ke Indonesia dan rencana pengabdian. Seluruh berkas diunggah secara digital melalui portal resmi.

Jadwal Pelaksanaan Seleksi BIB Kemenag 2026

Proses seleksi dilakukan secara bertahap dari administrasi hingga wawancara akhir. Berikut jadwal penting:

  • Pendaftaran online: 1 April - 31 Mei 2026
  • Seleksi administrasi: 1 - 15 Juni 2026
  • Pengumuman hasil administrasi: 16 Juni 2026
  • Masa sanggah: 17 - 18 Juni 2026
  • Seleksi bakat skolastik: 25 - 29 Juni 2026
  • Wawancara: 3 - 30 Juli 2026
  • Pengumuman kelulusan akhir: 27 Juli 2026
  • Orientasi penerima beasiswa: Agustus 2026

Jadwal dapat berubah sesuai kebijakan panitia. Pengumuman resmi akan disampaikan melalui kanal informasi resmi Kemenag.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui https://beasiswa. kemenag.

go. id/.

Pastikan semua dokumen sesuai format dan ketentuan.

>>> Tarif Listrik Juni 2026 Tetap, Berikut Rincian Harga per kWh untuk Semua Golongan

>>> Kapan Indomaret Buka Kembali?

>>> Daftar Resmi Timnas Indonesia Juni 2026: Ada Mathew Baker dan Saddil Ramdani