Kenaikan harga saham sektor semikonduktor yang masif belakangan ini justru memicu kewaspadaan tinggi di kalangan investor.

Banyak trader mulai mengambil posisi defensif dengan memasang taruhan bahwa harga akan segera terkoreksi.

>>> The Legend of Kitchen Soldier Episode 8 sub Indo dan Spoiler serta Link bukan LK21 tapi di TVN: Dapur Gangrim Kedatangan Sosok Baru Bernama Kim Hwan Cheol

Para pelaku pasar dilaporkan ramai-ramai membeli opsi jual atau put option pada dana kelolaan indeks (ETF) sektor chip.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi atas potensi penurunan tajam setelah harga melonjak dalam waktu singkat.

Lonjakan Kontrak Opsi Jual Capai Rekor

Data terbaru dari Bloomberg menunjukkan bahwa open interest pada kontrak put VanEck Semiconductor ETF (SMH) mengalami lonjakan drastis dalam dua bulan terakhir.

Saat ini, jumlahnya hampir menyentuh 1,7 juta kontrak.

Angka tersebut merupakan level tertinggi sejak instrumen investasi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011 silam.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kontrak beli atau call option yang hanya berada di kisaran 500.000 kontrak.

Sejalan dengan itu, tingkat volatilitas tersirat (implied volatility) pada SMH juga terus merangkak naik hingga mendekati angka 55 persen.

Level tersebut tercatat sebagai salah satu yang tertinggi dalam kurun waktu lebih dari satu tahun terakhir.

Data di atas memperlihatkan dominasi yang sangat kuat pada posisi jual dibandingkan posisi beli di pasar opsi.

Hal ini mengonfirmasi adanya kecenderungan investor untuk melindungi portofolio mereka dari risiko jatuh.

Strategi Lindung Nilai di Tengah Reli Saham

Zed Francis, selaku Chief Investment Officer di Convexitas, menjelaskan bahwa mayoritas pembelian kontrak put tersebut berfungsi sebagai instrumen lindung nilai atau hedging.