Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) meresmikan layanan air bersih modern bagi penyintas bencana 2026 di tiga provinsi.

Wilayah terdampak meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

>>> Aturan Baru DHE 2026 Resmi Rilis, Eksportir Patuh Bakal Banjir Insentif Terbaru

Layanan ini bersifat permanen dan berkelanjutan, bukan sekadar darurat.

Progres SPAM Karang Baru

Salah satu proyek utama adalah pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja pada SPAM Karang Baru di Aceh Tamiang.

Progres konstruksi mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya sumber air baku yang stabil.

Infrastruktur harus tetap optimal meski musim ekstrem.

Berikut rincian SPAM Karang Baru:

  • Kapasitas pengolahan: IPA Baja 2x50 liter per detik (Lps).
  • Target jangkauan: 10.000 sambungan rumah tangga.
  • Tujuan: ketahanan air bersih jangka panjang.
  • Evaluasi sumber: pengecekan debit intake secara berkala.

Pemulihan di Aceh Utara

Satgas PRR juga memulihkan SPAM Langkahan di Aceh Utara yang rusak akibat banjir.

Penanganan darurat telah mengaktifkan distribusi ke 1.500 sambungan rumah.

>>> Honor Magic 9 Siap Meluncur: HP Flagship Compact dengan Baterai 8.000 mAh

Kini dibangun SPAM IKK Langkahan baru berkapasitas 50 liter per detik.

Fasilitas baru ini mengatasi sistem lama yang overload.

Proses pemulihan mencakup perbaikan instalasi utama dan jaringan pipa yang tertutup lumpur.

Kebocoran pipa juga menjadi fokus perbaikan.

Data Sebaran Layanan

Hingga akhir Mei 2026, dukungan air bersih telah meluas di tiga provinsi.

Berikut data pembangunan fasilitas oleh berbagai instansi:

  • Kementerian PU: 350 titik sumur bor dalam dan dangkal.
  • BNPB: 313 titik sumur bor.
  • TNI AD: 746 unit sumur bor dan fasilitas MCK.
  • Polri: ratusan titik sumur bor.

Sinergi antar-lembaga mempercepat pemulihan infrastruktur dasar pascabencana.

>>> Digitalisasi Bansos 2026: Uji Coba di Banyuwangi Sukses, Perluasan ke 42 Daerah

Ribuan titik sumur bor dan instalasi modern diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak.