Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan perlunya transformasi pembangunan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim dan risiko bencana.

Hal itu disampaikan AHY saat membuka IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

>>> Ramalan Zodiak Cinta 9 Juli: Taurus Belajar Percaya, Gemini Mengalahlah

"Kita harus semakin adaptif menghadapi krisis iklim dan berbagai ancaman bencana.

Material yang digunakan harus semakin kuat, tangguh, dan memiliki daya tahan yang baik terhadap berbagai risiko," ujar AHY.

Menurut AHY, Indonesia menghadapi tantangan besar seperti banjir, longsor, gempa bumi, dan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim global.

"Pembangunan masa depan tidak cukup hanya kuat secara fisik. Ia harus cerdas, berkelanjutan, dan mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko.

>>> Influencer Emma Kate Willman Viral Disebut Kembaran Erling Haaland

Itulah arah pembangunan yang ingin terus kita dorong," tegasnya.

Peran Inovasi Teknologi

AHY menjelaskan, kebutuhan akan infrastruktur yang resilien semakin mendesak, terutama untuk mendukung pembangunan kawasan permukiman, sekolah, jaringan transportasi, fasilitas publik, hingga infrastruktur sumber daya air.

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi teknologi dalam menjawab tantangan tersebut.

Para arsitek, insinyur, desainer, dan pelaku industri konstruksi harus menjadi bagian dari solusi dengan menghadirkan teknologi bangunan yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.

>>> Dobrak Tradisi Warna Pastel, Ria Miranda Luncurkan Koleksi Serba Hitam

Menurut AHY, IndoBuildTech Expo 2026 menjadi contoh bagaimana inovasi, teknologi, dan kolaborasi dapat menjadi fondasi untuk mewujudkan pembangunan Indonesia yang lebih tangguh, lebih hijau, dan lebih siap menghadapi tantangan masa depan.