Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2. Program ini menyediakan 24 pilihan kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan program ini menjadi strategi utama pemerintah untuk memperkuat kualitas SDM melalui praktik langsung.

>>> Menelusuri Situs Bersejarah AS yang Penuh Nilai, Kisahnya Mengejutkan

"Pelatihan vokasi menjadi jalur cepat agar masyarakat siap bekerja di lapangan," ujarnya di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Pendaftaran dibuka hingga 9 Juni 2026. Masyarakat dari seluruh Indonesia dapat mengikuti program ini untuk memperoleh kompetensi baru.

Daftar 24 Kejuruan

Kemnaker menyediakan berbagai bidang kejuruan yang variatif. Berikut daftar lengkapnya:

  • Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  • Manufaktur dan Elektronika
  • Teknik Las dan Listrik
  • Otomotif serta Refrigerasi (Teknik Pendingin)
  • Konstruksi Bangunan
  • Industri Kreatif dan Teknologi Mode (Fashion Technology)
  • Bisnis, Manajemen, serta Tata Kecantikan
  • Bahasa Asing dan Pariwisata
  • Pertanian, Perikanan, dan Peternakan
  • Kehutanan serta Pertambangan
  • Mekanisasi Pertanian dan Teknologi Pengolahan Agroindustri
  • Pelayanan Sosial dan Masyarakat
  • Teknologi Pelatihan serta Produktivitas

Keberagaman ini bertujuan mengisi kekosongan tenaga ahli di sektor strategis nasional. Calon peserta dapat memilih bidang sesuai minat dan bakat.

Fokus Perluasan Akses

Yassierli menegaskan program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis. Pemerintah juga memperluas akses pelatihan secara merata di seluruh Indonesia.

Program ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi masyarakat daerah untuk mendapatkan pendidikan vokasi berkualitas. Pemerintah optimis akses luas akan berdampak positif pada produktivitas nasional.

>>> Mendikti Brian dan Menkeu Purbaya Beri Tanggapan Soal Pembekalan LPDP oleh TNI

Setiap pelatihan didukung fasilitas memadai dan instruktur profesional yang kompeten di bidangnya.

Sertifikasi Ganda bagi Lulusan

Lulusan yang memenuhi syarat akan mendapatkan dua sertifikat: Sertifikat Pelatihan dari penyelenggara dan Sertifikat Kompetensi dari BNSP. Sertifikat BNSP diakui secara nasional sebagai standar profesionalisme.

Kepemilikan sertifikat kompetensi menjadi nilai tambah saat mencari pekerjaan. Hal ini membantu perusahaan memverifikasi kemampuan teknis calon karyawan.

Cara Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Skillhub Kemnaker. Calon peserta wajib membuat akun dan melengkapi data diri secara akurat.

Setelah itu, peserta mengikuti asesmen yang telah diatur di portal.

>>> Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Informasi penting: batas akhir pendaftaran 9 Juni 2026, jumlah kejuruan 24 bidang, metode pendaftaran daring, output pelatihan berupa Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat BNSP.