Sensatia Raih Sertifikasi Cruelty Free International, Teguhkan Komitmen Clean Beauty
Sensatia, merek clean beauty asal Bali, resmi memperoleh persetujuan dari Cruelty Free International melalui program Cruelty Free International Approval Programme.
Program ini sebelumnya dikenal sebagai Leaping Bunny Approval Programme dan merupakan standar cruelty-free terpercaya di industri kosmetik dan perawatan diri.
>>> Purwoceng Terancam Punah, Varietas Unggul BRIN Jadi Harapan Baru
Persetujuan tersebut menjadi langkah penting bagi Sensatia untuk terus menghadirkan produk yang dikembangkan tanpa pengujian terhadap hewan.
Sertifikasi ini juga memperkuat filosofi clean beauty yang telah menjadi identitas merek sejak awal berdiri lebih dari 26 tahun lalu.
Verifikasi Independen Rantai Pasok
Program persetujuan Cruelty Free International merupakan bentuk verifikasi independen yang memastikan merek memenuhi persyaratan ketat terkait praktik cruelty-free di seluruh rantai pasok.
Verifikasi mencakup bahan baku hingga produk akhir, sehingga konsumen mendapat jaminan bahwa produk Sensatia benar-benar bebas dari uji hewan.
Sejak didirikan, Sensatia percaya bahwa merawat diri tidak boleh mengorbankan kesejahteraan hewan maupun kelestarian lingkungan.
>>> 4 Shio yang Diprediksi Menarik Hoki pada 17 Juli 2026
Keyakinan tersebut menjadi landasan dalam setiap proses pengembangan produk, mulai dari pemilihan bahan baku hingga formulasi yang bertanggung jawab.
Michael Lorenti, Founder & CEO Sensatia, menyatakan bahwa persetujuan dari Cruelty Free International merupakan pencapaian penting bagi perusahaan.
"Hal ini memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa produk kami telah melalui penilaian independen sesuai dengan standar Cruelty Free International Approval Programme," ujar Michael.
Di tengah meningkatnya perhatian konsumen terhadap transparansi, persetujuan independen menjadi acuan dalam membantu masyarakat membuat keputusan yang lebih bijak.
Bagi Sensatia, sertifikasi ini memperkuat komitmen terhadap clean beauty melalui penggunaan bahan berbasis tumbuhan, formulasi bertanggung jawab, dan praktik bisnis berkelanjutan.
>>> Cara Cek PIP 2026 Lewat HP Pakai NISN dan NIK, Begini Langkah Lengkapnya
Michael menambahkan, "Yang terpenting adalah memastikan setiap produk dikembangkan melalui proses yang bertanggung jawab. Persetujuan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga standar tersebut."
Update Terbaru
Polisi New York Samar Jadi Pekerja Konstruksi, Tilang 50 Pengemudi
Kamis / 16-07-2026, 19:37 WIB
Aplikasi Gopay Kini Bisa Transfer ke Bank Luar Negeri, Begini Caranya
Kamis / 16-07-2026, 19:37 WIB
TNI Bentuk Tim Investigasi Ledakan Gudang Munisi di Madiun
Kamis / 16-07-2026, 19:36 WIB
Aktivis Ikut Mogok Makan Bersama Pemuda dalam Protes Skandal Ujian India
Kamis / 16-07-2026, 19:36 WIB
Julia Garner dan Mark Foster Dikabarkan Berpisah Setelah 6 Tahun Menikah
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Video Penampilan Hwasa 'Good Goodbye' di Summer Swag 2026 Tembus 340 Ribu Views
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Resmi Berpisah
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid Diklaim Tembus 1.000 Km dengan Sekali Isi Bensin
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Bos Agrinas Akui Salah Hitung Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Gagal ke Final, Posisi Tuchel Masih Aman di Timnas Inggris
Kamis / 16-07-2026, 19:35 WIB
Lee Sung Min Turun 10 Kg Demi Peran, Bukan karena Sakit
Kamis / 16-07-2026, 19:32 WIB
Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun, Serap 1,4 Juta Pekerja
Kamis / 16-07-2026, 19:32 WIB
Israel Akui Hamas Masih Kuat di Gaza, Miliki Skuad Elite Nukhba
Kamis / 16-07-2026, 19:31 WIB
Scaloni: Argentina Tunjukkan Performa Terbaik Saat di Bawah Tekanan
Kamis / 16-07-2026, 19:28 WIB







