Mark Zuckerberg Akui Salah Tangani Transisi PHK Karyawan Meta
Langkah efisiensi melalui pengurangan pekerja ini diambil demi menyokong kebutuhan belanja modal Meta yang membengkak.
>>> NASA dan China Bersaing Kuasai Sumber Daya Bulan Lewat Misi Artemis
Pengeluaran anggaran tahun ini melonjak ke angka 125 miliar hingga 145 miliar dolar AS, atau hampir dua kali lipat dari total belanja modal pada tahun 2025.
Alokasi dana raksasa tersebut difokuskan untuk pembangunan pusat data baru, produksi cip mandiri, serta pelatihan model bahasa besar di Meta Superintelligence Labs.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar korporasi dalam peta persaingan teknologi kecerdasan buatan.
Selain memecat karyawan, manajemen juga menghapus 6.000 lowongan pekerjaan yang sedang aktif dan mengalihkan 7.000 staf ke proyek kecerdasan buatan terbaru.
Divisi baru bernama Applied AI and Engineering dilaporkan mengintegrasikan sekitar 2.000 pekerja dari proses mutasi tersebut.
Penurunan Moral dan Pengawasan Aktivitas Layar
Kebijakan pemindahan tugas tanpa opsi penolakan ini memicu respons sinis dari kalangan internal yang menjulukinya sebagai "The Draft".
Suasana kerja di lingkungan internal Meta dilaporkan berada pada level terendah berdasarkan sentimen di platform anonim Blind.
Para pekerja menggunakan simbol emoji "salad" di saluran komunikasi internal sebagai satire untuk menggantikan kata "salute" guna melepas rekan kerja mereka.
Kelompok staf di New York bahkan mendirikan situs web hitung mundur bernada sarkasme dengan judul "Big Beautiful Layoff".
Ketegangan internal semakin meningkat menyusul temuan bahwa Meta memantau ketukan papan tik, pergerakan tetikus, serta aktivitas layar untuk pelatihan model kecerdasan buatan Model Capability Initiative.
>>> Mengenal Hewan-Hewan dalam Film Animasi Swapped
Sebanyak lebih dari 1.500 karyawan telah menandatangani petisi penolakan, namun CTO Meta Andrew Bosworth menegaskan sistem pelacakan tersebut bersifat wajib tanpa opsi keluar bagi staf.
Update Terbaru
Michigan Keluarkan Peringatan Kualitas Udara Akibat Asap Kebakaran Hutan
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Polisi Georgia Cari Remaja 13 Tahun yang Diduga Diculik
Jumat / 17-07-2026, 02:43 WIB
Chloe Fineman Tinggalkan Saturday Night Live Setelah Tujuh Musim
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Verizon PHK 3.000 Karyawan dan Jual 274 Gerai Retail
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Kennedy Center Bantah Tuduhan Whistleblower soal Renovasi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
Indonesia Prioritaskan Pengembangan Wisata Kesehatan Berkualitas Tinggi
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
FKA Twigs Balas Shia LaBeouf: Reputasimu Hancur karena Perbuatanmu Sendiri
Jumat / 17-07-2026, 02:42 WIB
20 Negara Ikut Latihan Militer Pitch Black 2026 di Australia Utara
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Bintang 'God of War' Ryan Hurst Cedera, Produksi Terhenti
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Chuck Schumer Bungkam Ditanya soal Kentut di Ruang Sidang Senat
Jumat / 17-07-2026, 02:37 WIB
Rekaman Baru: Teman Nolan Wells Minta Tolong saat Perahu Rusak
Jumat / 17-07-2026, 02:36 WIB
China Luncurkan 650 Mobil Baru dalam Enam Bulan, AS Hanya Targetkan 159 hingga 2030
Jumat / 17-07-2026, 02:35 WIB
Penyidikan Rampung, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Segera Disidang
Jumat / 17-07-2026, 02:35 WIB
Siasat Vietnam Jelang AFF 2026: Uji Coba dan Tambah Naturalisasi
Jumat / 17-07-2026, 02:35 WIB







