Lenovo secara resmi memperkenalkan ThinkStation PGX di pasar Indonesia. Workstation AI personal ini dirancang untuk kebutuhan komputasi berat para profesional dan akademisi.

Perangkat ini hadir dalam desain ringkas namun bertenaga. Target utamanya meliputi pengembang AI, ilmuwan data, peneliti, dan mahasiswa.

>>> YouTube Mulai Tandai Video AI Secara Otomatis Mulai 2026

Spesifikasi dan Performa Superchip NVIDIA

Daya tarik utama ThinkStation PGX adalah penggunaan NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip. Komponen ini mampu menghasilkan performa AI hingga 1 PetaFlop atau setara 1000 TOPS.

Dengan kekuatan tersebut, perangkat ini dapat memproses model AI generatif berskala besar hingga 200 miliar parameter. Dukungan memori sistem terpadu 128 GB memastikan proses pengembangan berjalan optimal.

Berikut spesifikasi utama Lenovo ThinkStation PGX:

  • Prosesor: NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip
  • Performa AI: Hingga 1 PetaFlop (1000 TOPS)
  • Kapasitas Memori: 128 GB sistem terpadu
  • Bandwidth Memori: Hingga 273 GB/s
  • Konektivitas: 4 port USB4 (20Gb/s) dan 10 GbE LAN

Perangkat ini mampu menangani tugas berat mulai dari prototyping, fine-tuning, hingga inferensi model AI.

Dukungan Pengembangan AI yang Fleksibel

Susianty Bong, SMB One Channel Lead Lenovo Indonesia, menyatakan produk ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam memperluas akses teknologi AI.

Kolaborasi dengan NVIDIA memungkinkan terciptanya perangkat yang memberdayakan inovasi AI generatif.

>>> Mendikdasmen Ungkap Pemicu Bullying Terbaru: Gaya Hidup Jadi Sumber Rivalitas Murid

Lenovo ingin memastikan solusi cerdas ini dapat diakses oleh institusi pendidikan dan pelaku industri. Melalui visi "Smarter AI for All", ThinkStation PGX menawarkan efisiensi dan fleksibilitas.

Salah satu fitur unggulan adalah transisi pengembangan yang mulus dari desktop ke cloud.

Pengguna tidak perlu mengubah kode program karena perangkat sudah dilengkapi NVIDIA DGX OS dan berbagai framework populer.

Pengguna dapat menggabungkan dua unit ThinkStation PGX untuk menangani model AI yang lebih kompleks.

Satu unit mampu menangani hingga 200 miliar parameter, sementara dua unit mencapai 405 miliar parameter dengan dukungan NVIDIA ConnectX-7 Link.

Ketersediaan dan Efisiensi Operasional

Dari sisi operasional, ThinkStation PGX diklaim lebih ekonomis dibandingkan bergantung pada server cloud besar. Konektivitas USB4 dan LAN 10 GbE memudahkan pemindahan data berukuran besar.

>>> Makan Es Krim Bikin Sakit Kepala? Ternyata Bisa Jadi Pertanda Migrain

Workstation AI ini sudah mulai tersedia di Indonesia melalui Lenovo Official Store dan mitra resmi. Harga tergantung pada konfigurasi dan spesifikasi yang dipilih.