Pimpinan Google Labs, Josh Woodward, mendemonstrasikan agen AI personal terbaru Gemini Spark di panggung Google I/O 2026 menggunakan iPhone 17 Pro.

Langkah ini dinilai tidak biasa karena Google biasanya menonjolkan perangkat Pixel dalam acara besarnya.

>>> Kisah Ibu Lansia di China Tak Sadar Berkomunikasi dengan Avatar AI Anaknya yang Tewas

Selain iPhone 17 Pro, sejumlah perangkat Mac juga mendominasi presentasi untuk mengoperasikan ekosistem Gemini terbaru.

Keputusan memamerkan produk kompetitor memicu diskusi hangat mengenai strategi bisnis dan loyalitas eksekutif Google.

Strategi Merangkul Pengguna iPhone

Data menunjukkan pengguna iPhone global mencapai sekitar 1,56 miliar orang, dengan pangsa pasar AS sebesar 57,24%.

iPhone 17 menjadi smartphone terlaris di dunia pada kuartal pertama 2026.

Potensi pasar yang besar membuat pengguna Apple menjadi target krusial bagi ekspansi software Google.

>>> Telkomsel dan BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Layanan Jaminan Sosial Digital

Sebaliknya, basis pengguna Pixel masih tertinggal jauh dalam persentase pengapalan global.

Strategi merangkul pengguna iPhone untuk mengadopsi AI seperti Gemini Spark dinilai lebih realistis daripada mendorong mereka beralih ke Pixel.

Bagi pengguna Android atau Pixel, fitur AI terbaru biasanya otomatis tersedia tanpa kampanye agresif.

Demonstrasi kelancaran Gemini Spark di iOS dan macOS menjadi pesan kuat bagi pemilik perangkat Apple.

Langkah ini juga ditafsirkan sebagai sinyal kolaborasi lebih dalam antara Google dan Apple di bidang AI.

>>> Anak Magang Kalahkan Robot Humanoid Figure AI dalam Lomba Sortir Paket

Detail kemitraan kedua raksasa teknologi itu diprediksi akan diungkap pada WWDC 2026 pada 8 Juni mendatang.