Google memberikan kejutan di ajang Google I/O dengan meluncurkan Wear OS 7, sistem operasi terbaru untuk perangkat wearable.

Sistem ini mengadopsi sejumlah fitur unggulan dari Android 17 ke jam tangan pintar.

>>> Anduril dan Meta Kembangkan Headset AR Canggih untuk Militer AS

Fitur Baru Wear OS 7

Wear OS 7 menghadirkan Live Updates yang memungkinkan pengguna memantau informasi real-time secara persisten.

Contohnya, status pengiriman makanan, skor pertandingan, atau pelacakan transportasi online dapat dilihat langsung dari layar jam tanpa membuka aplikasi.

Integrasi Gemini Intelligence kini lebih dalam.

Pengguna bisa melakukan otomatisasi tugas seperti memesan layanan melalui perintah suara atau memicu rutinitas tertentu langsung dari smartwatch.

Sistem widget baru menggantikan Tiles statis dengan format fleksibel 2x1 dan 2x2. Informasi real-time seperti skor bola atau ojek online tampil di layar utama.

>>> General Sale The Weeknd Jakarta Dibuka, 18 Ribu Orang Antre

Google juga memperkenalkan Workout Track yang terstandarisasi untuk aplikasi kebugaran pihak ketiga.

Aplikasi luar dapat menggunakan UI standar untuk kontrol media dan pelacakan detak jantung, sehingga pengalaman pengguna lebih konsisten.

Peningkatan Performa dan Efisiensi Baterai

Google mengklaim Wear OS 7 memberikan efisiensi baterai 10% lebih baik dibandingkan versi sebelumnya. Optimasi sistem dan manajemen proses latar belakang yang lebih ketat menjadi kunci penghematan daya.

Ketersediaan dan Perangkat Pertama

Hingga saat ini, daftar resmi perangkat yang akan mendapatkan pembaruan pertama belum dirilis.

Namun, seri Samsung Galaxy Watch terbaru dan Google Pixel Watch diprediksi menjadi yang pertama mencicipi sistem operasi ini.

>>> Anak-Anak Gambar Kumis Palsu untuk Kelabui Verifikasi Usia Online

Wear OS 7 menandai era baru bagi pengguna ekosistem Android. Jam tangan pintar kini bukan sekadar aksesori notifikasi, melainkan asisten cerdas yang mampu beroperasi secara mandiri.