Anduril dan Meta Kembangkan Headset AR Canggih untuk Militer AS
Perusahaan teknologi pertahanan Anduril berkolaborasi dengan Meta Platforms mengembangkan prototipe headset augmented reality (AR) untuk medan perang. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap negara rival AS.
Headset ini dilengkapi fitur untuk memerintahkan serangan drone hanya melalui pelacakan mata dan perintah suara.
>>> Anak-Anak Gambar Kumis Palsu untuk Kelabui Verifikasi Usia Online
Pengembangan dipimpin oleh Vice President Anduril, Quay Barnett, mantan personel Komando Operasi Khusus Angkatan Darat AS.
"Tujuan fundamental dari senjata ini adalah mengoptimalkan visi 'manusia sebagai sistem senjata'," kata Barnett. Ia menginginkan integrasi tanpa hambatan antara drone dan prajurit dalam operasi militer.
Dua Proyek Anduril
Saat ini, Anduril menjalankan dua proyek serupa.
Proyek pertama adalah Soldier Born Mission Command (SBMC) untuk Angkatan Darat AS, di mana Anduril memenangkan kontrak prototipe senilai USD 159 juta pada 2025 untuk bekerja sama dengan Meta.
Proyek kedua adalah inisiatif mandiri bernama EagleEye yang didanai sendiri dan diumumkan pada Oktober 2025.
Meskipun belum diminta secara resmi oleh militer AS, Anduril optimistis pihak militer akan tertarik.
Kedua sistem ini masih membutuhkan waktu pengembangan bertahun-tahun dan diperkirakan siap pada 2028.
Persaingan Ketat
Anduril bukan satu-satunya perusahaan yang memperebutkan kontrak kacamata pintar tempur.
>>> OpenAI Luncurkan Alat Verifikasi Gambar AI untuk Deteksi Misinformasi Visual
Rivet, perusahaan fokus pada sensor lepasan, juga menerima kontrak prototipe senilai USD 195 juta pada periode yang sama.
Perusahaan pertahanan Israel, Elbit, pada Maret 2026 mengamankan kontrak senilai USD 120 juta untuk teknologi serupa.
Persaingan terbuka setelah Microsoft kehilangan posisi pimpinan karena audit Pentagon menyebut Angkatan Darat AS tidak menguji kacamata dengan benar, berpotensi memicu pemborosan hingga USD 22 miliar.
Update Terbaru
Taruhan Rp6,4 Miliar untuk Putin Lengser pada 2026
Senin / 06-07-2026, 05:28 WIB
Jesse Eisenberg Bicara Soal Perkembangan Zombieland 3
Senin / 06-07-2026, 05:28 WIB
Endrick Terima Menit Bermain Terbatas di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:28 WIB
Inggris Hadapi Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia di Estadio Azteca
Senin / 06-07-2026, 05:22 WIB
Anaheim Ducks Perpanjang Kontrak Pavel Mintyukov dengan Kesepakatan Multi-Tahun
Senin / 06-07-2026, 05:22 WIB
China Kembangkan Prototipe EUV Lithography, ASML Hadapi Tekanan Ekspor
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Cape Verde Paksa Argentina ke Extra Time di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Manchester United Incar Gelandang Chelsea Andrey Santos
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Jersey Timnas Norwegia Ludes Terjual Jelang Lawan Brasil di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Iran dan Qatar Kembali Lakukan Perdagangan Maritim Setelah Vakum 5 Bulan
Senin / 06-07-2026, 05:21 WIB
Haaland Cetak Rekor, Norwegia Kalahkan Pantai Gading di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 05:18 WIB
Cristiano Ronaldo: Ini Jadi Piala Dunia Terakhir Saya
Senin / 06-07-2026, 05:18 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Haaland 2 Gol, Norwegia Singkirkan Brasil
Senin / 06-07-2026, 05:18 WIB
Cara Nonton Inggris vs Meksiko di Piala Dunia 2026, Streaming Gratis
Senin / 06-07-2026, 05:15 WIB







