Bestari berharap momentum kunjungan keliling Indonesia ini dimanfaatkan Jokowi untuk menegaskan keberpihakannya pada PSI.

Ia meyakini bahwa pengumuman resmi tersebut akan membawa dampak besar bagi peta suara nasional.

Bestari optimis pemilih senyap atau silent voters yang mencintai Jokowi akan mengalihkan dukungan mereka secara otomatis ke PSI.

Bestari juga menyarankan agar Guntur Romli lebih fokus mengurusi urusan internal partainya sendiri daripada mencampuri partai lain.

Ia bahkan mempertanyakan kapasitas dan posisi resmi Guntur di struktur kepengurusan PDIP saat ini.

Menurutnya, pernyataan yang dikeluarkan Guntur tidak memiliki bobot dan tidak memberikan kontribusi positif bagi pembangunan partainya. Ia menganggap narasi yang dibangun tersebut justru memperlihatkan ketidakprofesionalan dalam berpolitik.

Sebelumnya, Guntur Romli meyakini bahwa posisi Jokowi saat ini tidak akan memberikan dampak politik yang berarti.

Ia merujuk pada kegagalan PSI menembus parlemen pada pemilu lalu, meski saat itu Jokowi masih menjabat sebagai Presiden aktif.

Guntur menggunakan logika sederhana bahwa kekuatan Jokowi saat masih berkuasa saja tidak cukup memenangkan PSI.

>>> Harga Emas Dunia Melesat Jelang Negosiasi AS-Iran, Rekor Terbaru 2026 yang Mengejutkan

Karena itu, ia meragukan pengaruh Jokowi akan lebih kuat sekarang ketika sudah tidak memegang jabatan apa pun.