Pria Malaysia Ditangkap karena Menguntit dan Mengendus Sepatu Mahasiswi

Seorang pria di Malaysia ditangkap karena diduga menguntit seorang mahasiswi berusia 22 tahun selama beberapa bulan terakhir.
Pelaku ditangkap setelah terekam kamera pengawas (CCTV) tengah menguntit korban hingga ke apartemennya. Dalam rekaman, ia terlihat mengambil dan mengendus sepatu korban di depan pintu.
>>> Enzo Fernandez, Pahlawan Bayangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Peristiwa itu terjadi di Shah Alam, Malaysia. Rekaman menunjukkan seorang pria berbaju hitam mondar-mandir di koridor luar rumah yang diduga milik korban.
Setelah beberapa saat, pelaku mengambil sepatu korban melalui jeruji pintu apartemen dan mengendusnya.
Korban melaporkan kejadian itu ke polisi pada Minggu (12/7/2026) setelah video CCTV viral di media sosial.
Ia mengaku telah berulang kali dilecehkan oleh pria yang sama sejak April, baik di universitas maupun di sekitar tempat tinggalnya.
Polisi menangkap tersangka pada Minggu malam sekitar pukul 20.30 waktu setempat.
>>> Kadin: Stabilitas Rupiah Lebih Penting dari Penurunan Suku Bunga
Kepala Kepolisian Distrik Shah Alam, Sarudin Damah, mengatakan tersangka berusia 20-an dan juga seorang mahasiswa.
Pemeriksaan awal menunjukkan ia tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan hasil tes narkobanya negatif.
Penguntitan sebagai Tindak Pidana
Penguntitan telah menjadi kategori kriminal di Malaysia sejak tiga tahun lalu berdasarkan Pasal 507A KUHP yang mulai berlaku pada Mei 2023.
Undang-undang tersebut mendefinisikan penguntitan sebagai tindakan pelecehan berulang yang dimaksudkan atau kemungkinan besar menyebabkan kesusahan, ketakutan, atau kekhawatiran akan keselamatan seseorang.
>>> Ranking FIFA: Argentina Kini Nomor 1 Usai Kalahkan Inggris
Pelaku yang dihukum berdasarkan UU tersebut menghadapi hukuman penjara hingga tiga tahun, denda, atau keduanya.
Update Terbaru
Menjelang GTA 6, Pemain GTA Online Keluhkan Penurunan Hadiah
Kamis / 16-07-2026, 07:14 WIB
Daftar Lengkap Misi Assassin's Creed Black Flag: 51 Misi Utama dan Puluhan Misi Sampingan
Kamis / 16-07-2026, 07:14 WIB
Kebakaran Semak di Santa Clarita Paksa Evakuasi Pusat Belajar
Kamis / 16-07-2026, 07:11 WIB
Mi Instan Dicap Tak Sehat, Kok Tetap Jadi Makanan Favorit Dunia?
Kamis / 16-07-2026, 07:11 WIB
Prabowo Instruksikan MBG Diprioritaskan bagi Kelompok yang Membutuhkan
Kamis / 16-07-2026, 07:11 WIB
Polisi Tangkap Pria Bersenjata Setelah Penggerebekan di Duluth
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
Pesona Bintang Olahraga di Karpet Merah ESPYs 2026
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
Taylor Frankie Paul Dapatkan Restraining Order Sementara Terhadap Teman Mantan
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
Argentina Comeback Dramatis ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni Kehabisan Kata-kata
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
Iran Serang Siber Ponsel Tentara AS di Timur Tengah, Trump Makin Tertekan
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
Gaikindo soal Insentif Mobil Listrik: Kalau Ada Ya Bersyukur
Kamis / 16-07-2026, 07:07 WIB
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
Kamis / 16-07-2026, 07:06 WIB
Harry Kane Hancur Usai Inggris Kena Comeback Argentina
Kamis / 16-07-2026, 07:06 WIB







