Ohio kini mewajibkan pengemudi dan penumpang untuk memberikan identitas saat razia lalu lintas. Penolakan dapat dikenakan denda hingga 30 hari penjara.

Gubernur Mike DeWine baru saja menandatangani House Bill 492. Undang-undang ini menjadikan penumpang yang menolak mengidentifikasi diri saat razia sebagai pelanggaran pidana.

>>> Volvo Dikabarkan Akan Kembali Jual Sedan dan Wagon di AS

Kelompok penegak hukum menyebut aturan ini sebagai penutup celah hukum. Namun, pegiat kebebasan sipil menilai langkah ini berlebihan dan dapat mengkriminalisasi perilaku yang sebelumnya legal.

Apa yang Diwajibkan Undang-Undang

Berdasarkan undang-undang baru, petugas yang mencurigai pengemudi atau penumpang melanggar aturan lalu lintas dapat meminta nama, alamat, dan tanggal lahir.

Penolakan merupakan pelanggaran ringan tingkat keempat dengan hukuman maksimal 30 hari penjara dan denda $250.

Undang-undang secara khusus menyebutkan bahwa penumpang tidak boleh dipaksa menjawab pertanyaan di luar tiga informasi identitas tersebut.

RUU ini juga memperluas larangan menghalangi petugas yang menegakkan hukum lalu lintas. Sebelumnya terbatas pada pelanggaran tertentu, kini berlaku di seluruh kode kendaraan bermotor Ohio.

Hukumannya ditingkatkan dari pelanggaran ringan menjadi pelanggaran ringan tingkat dua, dengan hukuman maksimal 90 hari penjara dan denda $750.

>>> Jalan Musik di AS: Hadiah untuk Pengemudi yang Patuh Batas Kecepatan

Pendukung undang-undang, termasuk Ohio State Highway Patrol dan Fraternal Order of Police of Ohio, berargumen bahwa aturan ini diperlukan karena pengadilan banding Ohio sebelumnya memutuskan bahwa menolak mengidentifikasi diri saat razia bukanlah halangan tugas resmi.

Keputusan itu membuat petugas memiliki sedikit pilihan hukum saat pengemudi atau penumpang menolak bekerja sama.

Penentangan dan Tantangan Hukum

Kantor Pembela Umum Ohio memperingatkan bahwa bahasa interferensi yang diperluas dapat membuat pengendara terkena hukuman lebih berat saat razia rutin untuk masalah kecil, seperti pelat registrasi kedaluwarsa atau lampu belakang rusak.

Pengacara pembela Columbus, Darren Meade, memperkirakan undang-undang ini akan menghadapi tantangan konstitusional, terutama terkait perlindungan Amandemen Kelima terhadap self-incrimination.

Bahkan pendukung mengakui litigasi kemungkinan besar terjadi.

Undang-undang tidak berlaku segera. Pengemudi dan penumpang di Ohio memiliki waktu sekitar tiga bulan sebelum persyaratan identifikasi baru mulai berlaku.

>>> Toyota Perbarui Crown Crossover 2027, Atasi Kritik Desain Dua Warna

Namun, apakah undang-undang ini bertahan dari tantangan pengadilan masih menjadi pertanyaan terbuka.