Christopher Nolan kembali mengejutkan industri film dengan proyek terbarunya. Setelah kesuksesan besar Oppenheimer, sutradara asal Inggris itu memilih menggarap The Odyssey, adaptasi epik dari puisi Homer.

Dalam wawancara dengan GamesRadar+, Nolan menjelaskan bahwa kesuksesan Oppenheimer memberinya platform untuk mengambil risiko. "Oppenheimer sukses di luar dugaan kami semua," ujarnya.

>>> Perubahan Toko Crunchyroll Makin Parah: Pelanggan Fan Hanya Bisa Lihat, Tak Bisa Beli

"Itu membeli kesempatan untuk membuat film yang mungkin tidak bisa dibuat sebelumnya."

The Odyssey mengikuti perjalanan panjang Odysseus kembali ke Ithaca setelah Perang Troya. Nolan menyebutnya sebagai "kesenjangan dalam budaya" yang bisa ia isi.

"Ironisnya, untuk teks dasar berusia 3.000 tahun, kisah ini mendasari begitu banyak cerita lain yang mengikutinya," katanya.

>>> Hiroyasu Kobayashi, SAFEHOUSE, AREA35 Umumkan Anime Tiny Metal: Zero Line

Nolan menekankan bahwa The Odyssey belum pernah diangkat dalam sinema modern. "Ini adalah kesempatan mendebarkan, sesuatu yang belum pernah dilakukan di sinema modern," tambahnya.

Ia ingin menghadirkan sesuatu yang baru bagi penonton.

>>> Deportasi AS Capai Rekor Tertinggi di Bawah Pemerintahan Trump

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 Juli 2026. Nolan berencana menampilkan The Odyssey dalam skala besar yang belum pernah ada sebelumnya.