Keunggulan industri tidak hanya diukur dari volume produksi mentah, tetapi juga kemampuan mengelola narasi produk dan kualitas konsisten.

Perubahan Paradigma Diperlukan

Masalah utama industri kakao Indonesia adalah arah kebijakan dan cara pengelolaan sumber daya. Selama fokus hanya pada volume ekspor, ironi impor kakao akan terus berulang.

Perubahan paradigma diperlukan agar petani mendapat insentif menghasilkan biji berkualitas tinggi. Industri pengolahan juga harus membangun kemitraan erat dengan petani lokal.

Strategi penguatan meliputi peningkatan produktivitas lahan, penguatan industri produk jadi, sinkronisasi standar berkelanjutan, dan membangun rantai pasok yang adil.

Indonesia harus keluar dari jebakan sebagai pemasok bahan baku setengah jadi. Cokelat dari Polewali Mandar telah membuktikan bahwa Indonesia memiliki kualitas dan cerita yang layak dijual ke dunia.

>>> Resmi! PB ESI Umumkan Daftar Roster Timnas Esports Indonesia untuk Asian Games 2026

Pertanyaannya bukan lagi soal kemampuan, tetapi seberapa besar kemauan untuk berubah demi kemandirian ekonomi.