Polsek Metro Setiabudi menangkap seorang pria berinisial SH, karyawan warung sate di Jakarta Selatan, atas dugaan pencurian sepeda motor milik rekan kerjanya.

Penangkapan terjadi pada Jumat, 31 Mei 2026.

>>> Siswi SD Pembunuh Ibu Kandung di Medan Dituntut 8 Bulan Rehabilitasi Psikologis

Aksi pencurian berlangsung di area parkir Warung Sate Maranggi, Jalan Guru Mughni Nomor 7, Karet Semanggi, Setiabudi. Pelaku beraksi sekitar pukul 06.00 WIB saat suasana masih sepi.

Kronologi Pencurian

Korban memarkirkan Honda Beat bernomor polisi B 5537 SDB di tempat kerja dengan stang terkunci. Saat hendak digunakan kembali, motor tersebut sudah hilang.

Korban segera melapor ke Polsek Metro Setiabudi. Kapolsek AKBP Riyanto mengatakan tim penyidik langsung melakukan olah TKP dan memeriksa bukti.

Penyelidikan meliputi pemeriksaan CCTV, keterangan saksi, identifikasi ciri pelaku, dan pelacakan. Polisi memastikan pelaku adalah SH yang sudah bekerja di warung sate tersebut selama setahun.

Motif Ekonomi dan Narkoba

Kurang dari 24 jam, polisi menangkap SH di kediamannya tanpa perlawanan. Pelaku mengaku terdesak finansial dan memiliki banyak utang.

Namun, polisi menemukan indikasi lain. Hasil penjualan motor diduga akan digunakan untuk membeli narkoba.

>>> Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Ngamuk di Tol JORR, Resmi Tersangka

Kecanduan narkoba menjadi motif utama di balik aksi nekat ini.

Pelaku menggunakan kunci letter T untuk mencuri motor. Hingga kini, motor korban belum ditemukan.

Tersangka mengaku telah meminjamkan kendaraan tersebut kepada orang berinisial R.

Unit Reskrim Polsek Metro Setiabudi terus memburu motor dan pihak terkait. Polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya jaringan penadah.

"Proses pencarian unit motor masih terus berjalan, dan pengembangan perkara dilakukan secara intensif," ujar AKBP Riyanto.

Tersangka SH kini ditahan di Mapolsek Metro Setiabudi dan dijerat pasal pencurian KUHP dengan ancaman penjara.

>>> Bocoran Harga BYD M6 Terbaru 2026, MPV Listrik yang Paling Banyak Dicari Kontra Rival Jepang

Kejadian ini mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap keamanan kendaraan, meski di lingkungan yang dikenal. Pengelola tempat usaha juga diimbau memastikan CCTV berfungsi baik untuk mencegah kejahatan serupa.