Meski sama-sama mencetak gol, nasib para pemain ini berbeda dalam urusan mengangkat trofi juara. Havertz kini merasakan pengalaman pahit yang sebelumnya pernah dialami oleh Mandzukic.

Persamaan Nasib dengan Mandzukic dan Ronaldo

Mario Mandzukic pernah mencetak gol di final untuk Bayern Muenchen pada tahun 2013 dan Juventus di tahun 2017.

Ia berhasil membawa Bayern juara, namun harus puas menjadi runner-up bersama Juventus.

Kondisi yang sedikit berbeda dialami oleh Cristiano Ronaldo yang tampil sangat dominan.

Ronaldo sukses mencetak gol di final bersama Manchester United (2008) serta Real Madrid (2014 dan 2017) yang semuanya berakhir dengan gelar juara.

Berikut adalah detail rekor gol pemain yang mencetak skor di final Liga Champions untuk dua klub berbeda:

  • Cristiano Ronaldo: Man United (2008) & Real Madrid (2014, 2017) — Menang (Semua Final)
  • Mario Mandzukic: Bayern Muenchen (2013) & Juventus (2017) — Menang (2013), Kalah (2017)
  • Kai Havertz: Chelsea (2021) & Arsenal (2026) — Menang (2021), Kalah (2026)

Data ini menunjukkan betapa sulitnya menjaga performa tinggi saat berpindah klub besar.

>>> Teks Pidato Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP: Tema Terbaru dan Paling Dicari

Kai Havertz kini resmi masuk dalam daftar kolektor gol langka tersebut, meskipun ia harus merasakan kesedihan setelah Arsenal kalah dalam babak adu penalti yang menegangkan di Budapest.