Cara Ukur Tekanan Darah di Rumah yang Benar dan Akurat
Mengukur tekanan darah secara mandiri di rumah kini menjadi kebiasaan penting untuk memantau kesehatan jantung.
Namun, sering muncul kebingungan saat melihat perbedaan angka hasil di rumah dengan di klinik.
>>> Suhu Surabaya Tembus 37 Derajat Celsius Hari Ini, BMKG Rilis Data Kelembapan Udara
Perbedaan Standar Tekanan Darah
Ketua Indonesian Society of Hypertension (INASH), dr. Eka Harmeiwati, menjelaskan bahwa perbedaan ini wajar. Standar tekanan darah normal saat diukur mandiri adalah 135/85 mmHg.
Angka ini lebih rendah dibandingkan standar di klinik yang menetapkan batas normal 140/90 mmHg. Selisih ini disebabkan oleh perbedaan suasana dan tingkat ketenangan pasien.
Salah satu pemicu kenaikan angka di klinik adalah white coat hypertension, yaitu tekanan darah melonjak karena cemas saat berhadapan dengan dokter.
Ada pula masked hypertension, di mana tekanan darah normal di klinik namun tinggi saat di rumah.
Panduan Mengukur Tekanan Darah yang Benar
Agar hasil akurat, posisi tubuh memegang peranan penting. Duduk tanpa sandaran bisa meningkatkan hasil sekitar 10-15 poin.
Berbicara saat alat bekerja juga dapat memicu kenaikan 10-20 poin.
>>> Fenomena Sulit Cari Kerja 2026: Satu Lowongan Diserbu Ribuan Pelamar
Faktor lain yang memicu kenaikan tekanan darah: kondisi emosional seperti marah atau stres, pemeriksaan setelah olahraga berat, setelah makan, atau efek obat tertentu.
Ketenangan pikiran dan kondisi fisik yang rileks sangat menentukan keakuratan data kesehatan Anda.
Pentingnya Deteksi Dini Hipertensi
Dokter Eka menganjurkan masyarakat, terutama kelompok berisiko seperti penderita obesitas dan perokok, untuk rutin memantau mandiri. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan 2-3 kali dalam satu sesi untuk mendapatkan rata-rata stabil.
Pengukuran pertama sering menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan kedua atau ketiga. Hipertensi dikenal sebagai pembunuh senyap yang sering tidak menunjukkan gejala awal.
Risiko jika tekanan darah tidak terkontrol: penyakit otak (stroke), kesehatan jantung (gagal jantung), dan fungsi ginjal (gagal ginjal kronis).
>>> BMKG: Cuaca Semarang Berawan Tebal pada Akhir Pekan Ini
Dengan pemantauan rutin yang benar, masyarakat dapat melakukan pencegahan dini.
Update Terbaru
Istri Aaron Donald Angkat Bicara soal Rumor Comeback
Kamis / 16-07-2026, 00:05 WIB
Tuchel Pertimbangkan Taktik Kuno untuk Hentikan Messi di Semifinal Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 00:05 WIB
Purbaya Ungkap Alasan Pindahkan Dana SAL ke Bank BUMN
Kamis / 16-07-2026, 00:05 WIB
Clavicular Balas Kritik AOC soal Looksmaxxing: Bukan Sekadar Penampilan Fisik
Kamis / 16-07-2026, 00:01 WIB
Ibu Tersangka Pembunuh Bayi Kembar Dapat Dukungan Perawat
Kamis / 16-07-2026, 00:01 WIB
Bintang 'DWTS' Gleb Savchenko Tuduh Mantan Istri Culik Anak ke Hong Kong
Kamis / 16-07-2026, 00:00 WIB
Motif Wali Murid Teror Bom SD di Jaksel: Tersinggung soal Seragam
Kamis / 16-07-2026, 00:00 WIB
Zulhas Klarifikasi: Kopdes Bukan Supermarket, Banyak yang Salah Paham
Kamis / 16-07-2026, 00:00 WIB
Presiden Latvia Bongkar Upaya Licik Rusia Sabotase NATO
Kamis / 16-07-2026, 00:00 WIB
Suporter Argentina Dilarang Bawa Atribut Malvinas saat Lawan Inggris
Kamis / 16-07-2026, 00:00 WIB
Travis Scott Tampil Beda di Premiere 'The Odyssey' dengan Setelan Ramping
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Kate Upton dan Justin Verlander Tampil Langka Bersama Keluarga di MLB All-Star Game
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Rekaman 911: Mantan Istri Eminem Coba Bunuh Diri Sebelum Dilarikan ke RS
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB
Conor McGregor Rayakan Ulang Tahun ke-38 dengan Semangat Usai Cedera UFC
Rabu / 15-07-2026, 23:46 WIB







