Italia Larang Konser Kanye West dan Travis Scott karena Alasan Keamanan
Otoritas Italia melarang dua konser rapper Amerika Serikat, Kanye West dan Travis Scott, yang dijadwalkan berlangsung pada Juli di Reggio Emilia, Italia utara.
Prefek setempat, Salvatore Angieri, memerintahkan pembatalan konser tersebut karena kekhawatiran akan ketertiban umum dan keamanan, termasuk potensi unjuk rasa.
>>> Jadwal Bioskop Trans TV 30 Mei 2026: Boss Level dan Beyond Skylines
Travis Scott dijadwalkan tampil di Pulse of Gaia Festival pada 17 Juli di RCF Arena yang berkapasitas 103 ribu kursi.
Sementara Kanye West dijadwalkan tampil pada hari berikutnya.
Angieri mengatakan keputusan itu diambil menyusul permintaan dari kelompok konsumen CODACONS dan komunitas Yahudi di Modena dan Reggio Emilia, yang telah menyampaikan kekhawatiran khusus tentang Kanye West.
Pihak berwenang menyebut waktu yang berdekatan antara kedua konser dan tingginya jumlah penonton yang diperkirakan akan datang dalam waktu 24 jam, menjadi faktor di balik larangan tersebut.
Kanye West telah menghadapi sederet pembatalan konser di Eropa karena pernyataan anti-Semit, termasuk pernyataannya yang memuji Adolf Hitler dan konten yang menggunakan citra Nazi.
Sementara itu, Travis Scott tengah berada di bawah pengawasan ketat terkait faktor keamanan di konsernya.
>>> Siapa Penjahat Sebenarnya dalam Film Animasi Swapped?
Hal ini buntut insiden desak-desakan penonton pada 2021 lalu di festival Astroworld di Houston yang menewaskan 10 orang dan melukai ratusan orang.
April lalu, Inggris juga menolak masuknya Ye alias Kanye West dengan alasan kehadirannya tidak bermanfaat bagi kepentingan umum.
Pada bulan itu juga, dia menunda konser di Marseille setelah laporan bahwa pemerintah Prancis telah berupaya memblokirnya. Sementara konsernya di Polandia dan Swiss juga dibatalkan.
Kanye West sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya di masa lalu. Dia menyebut pernyataan itu terkait dengan gangguan bipolar yang belum diobati.
Meski demikian, Kanye West masih menggelar konser di beberapa negara beberapa waktu mendatang seperti di Istanbul dan Belanda.
>>> 35 Tempat Wisata Pasuruan yang Lagi Ramai di Google, Cocok Buat Libur Panjang
Hingga kini belum ada komentar langsung dari Ye, Scott, dan penyelenggara acara di Italia.
Update Terbaru
Kejagung Bantah Pendataan SPPG Dihentikan karena Kasus Febrie
Rabu / 15-07-2026, 19:56 WIB
Petinju Putri 16 Tahun Indonesia Raih Medali Emas Asian Boxing 2026
Rabu / 15-07-2026, 19:55 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo Janjikan Umrah Gratis bagi Pembuktian Keponakan Komisaris BUMN
Rabu / 15-07-2026, 19:55 WIB
DJ Icha Chellow dan Mala Agatha Dilaporkan ke Polisi Akibat Lagu 'Gapapa'
Rabu / 15-07-2026, 19:55 WIB
AS Bombardir Iran Lagi: Target Lumpuhkan Kekuatan Militer Teheran
Rabu / 15-07-2026, 19:50 WIB
Tom Holland: 'Frame Terakhir' Spider-Man: Brand New Day Akan Jelaskan Judul
Rabu / 15-07-2026, 19:50 WIB
Guenther Steiner Ragukan Peluang Max Verstappen ke Mercedes
Rabu / 15-07-2026, 19:50 WIB
Kenapa Mata Berair saat Menguap? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
Wamendagri Kawal Usulan Pembangunan KPP 4 DOB Papua Masuk PSN
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
FIFA Langgar Hukum jika Gelar Acara di Jeda Final Piala Dunia 2026
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
Purbaya Disemprot DPR Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Himbara
Rabu / 15-07-2026, 19:49 WIB
Calon Pembeli Rumah Jennifer Lopez Batal, Transaksi Gagal
Rabu / 15-07-2026, 19:45 WIB
Pemkot Medan Minta Penjelasan soal Antrean BBM di SPBU Pertamina
Rabu / 15-07-2026, 19:45 WIB
Pelindo Terminal Petikemas Raih Dua Penghargaan Green and Smart Port
Rabu / 15-07-2026, 19:45 WIB







